Jangan Hanya Tanam Bunga, Veronika Ajak Warga Sintang Tanam Cabe dan Sayuran di Pekarangan

"Jangan hanya menanam bunga saja, tetapi juga jenis lain yang bisa membantu memenuhi kebutuhan keluarga. Dengan memanfaatkan pekarangan rumah dengan m

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Sintang, Veronika Ancili. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Sintang, Veronika Ancili menyampaikan kenaikan bahan bakar minyak yang terjadi menyebabkan kenaikan harga kebutuhan keluarga. Salah satu yang naik harganya adalah cabe dan sayuran.

"Dengan kondisi ini, kami mendorong agar masyarakat bisa membangun ketahanan pangan yang bisa dimulai dari keluarga," kata Veronika Ancili, Selasa 27 September 2022.

Veronika mengungkapkan, saat ini penduduk Kabupaten Sintang sudah 434 ribu jiwa. Lahan semakin berkurang, maka solusinya adalah pemanfaatan lahan sempit untuk menanam yang bermanfaat.

"Jangan hanya menanam bunga saja, tetapi juga jenis lain yang bisa membantu memenuhi kebutuhan keluarga. Dengan memanfaatkan pekarangan rumah dengan menanam cabe dan sayuran, maka rumah akan semakin indah dan bermanfaat," jelasnya.

Putus Sejak Agustus 2022, Jembatan Gantung di Desa Nanga Masau Sintang Hingga Kini Belum Diperbaiki

Menurut Veronika, dengan menanam cabe dan sayuran yang ada di pekarangan, akan menghemat tenaga dan biaya.

"Tinggal ambil saja, kapan pun bisa diambil, mau malam atau subuh, bisa kita petik. Cabe dan sayur juga segar dan sehat. Pikiran jadi tenang dan bisa menjadi aktivitas rekreasi juga," katanya.

Disarankan Veronika, masyarakat menanam jenis tanaman yang berumur pendek sudah bisa panen. Seperti cabai dan sayuran.

"Mengapa kami mendorong untuk menanam cabe, hampir semua orang suka cabe bahkan kalau tidak makan cabe, belum makan katanya. Sekarang cabe di Pasar Junjung Buih mencapai 120 ribu per kilogram. Selain itu, cabe ini mudah ditanam, bernilai ekonomi tinggi dan dibutuhkan banyak orang. Sekali lagi, ada banyak manfaat kalau kita bisa memanfaatkan pekarangan rumah," jelas Veronika. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved