Bupati Muda Sebut Pemkab Kubu Raya Bangun Ekosistem Perizinan Berusaha

“Khususnya penyelesaian permasalahan yang dihadapi oleh pelaku usaha mikro kecil dalam merealisasikan kegiatan usahanya,” pungkasnya

Penulis: Hadi Sudirmansyah | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa/Prokopim Kubu Raya
Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan saat menghadiri acara sosialisasi Bimtek Implementasi Perizinan Berusaha Berbasis Risiko (OSS-RBA) di Q Hall Qubu Resort Kubu Raya pada Selasa 27 September 2022.(Prokopim Kubu Raya) 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBURAYA - Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menggelar Sosialisasi Bimbingan Teknis Implementasi Perizinan Berusaha Berbasis Risiko (OSS-RBA) di Q Hall Qubu Resort Kubu Raya pada Selasa 27 September 2022.

Saat hadir dalam acara sosialisasi tersebut Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan menuturkan Bimtek implementasi perizinan berusaha merupakan wujud proaktif pemerintah daerah dalam mengejar peluang-peluang yang ada.

Karena menurutnya, mengingat Kubu Raya sebagai daerah yang kaya akan potensi sumber daya alam lokal yang produktif dan bisa dimanfaatkan.

“Prinsipnya sekarang ini mengejar bola. Artinya kita tidak menunggu, namun berusaha untuk bisa cepat mengejar peluang-peluang yang ada. Mengingat bahwa kita sebagai daerah dengan sumber bahan baku lokal yang cukup produktif. Di mana masyarakat bisa menghasilkan berbagai produk olahan baik untuk konsumsi, kesehatan, kecantikan, dan sebagainya,” tuturnya seusai membuka kegiatan Bimtek.

Cabuli Remaja 14 Tahun Bergantian, 3 Pria di Kubu Raya Diringkus Polisi

Tak hanya itu, Bupati Muda menilai Kubu Raya sebagai daerah yang potensial. Sebab selain menjadi penyangga kota Pontianak, Kabupaten Kubu Raya juga punya modal sosial yang baik. Karena itu, pihaknya terus berupaya membangun ekosistem yang baik di dalam proses perizinan berusaha. Semua itu demi memantik inisiatif dan semangat dari para calon pelaku usaha mikro kecil maupun pelaku usaha yang sudah berjalan.

“Yang sudah berjalan bagaimana agar terus diperkuat dan bisa variatif usahanya. Bisa lebih punya diversifikasi di dalam mengembangkan usaha,” katanya menyarankan.

Ia menyatakan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya sangat serius dalam membangun ekosistem proses perizinan berusaha. Hal itu dilakukan dengan memperkuat sistem informasi dan data.

Kesemuanya, kata Muda, berorientasi pada upaya untuk mempercepat pergerakan ekonomi melalui pembukaan peluang-peluang kerja dan wirausaha baru.

Dirinya menegaskan kunci kesuksesan sebuah daerah maupun negara adalah pada sistem informasi yang ada. Dan di Kubu Raya, hal itu telah direalisasikan melalui keberadaan sistem informasi data berbasis geospasial.

“Perkuat proses perizinan yang dibutuhkan agar bagaimana semua pelaku usaha dapat lebih cepat lagi kita layani dengan sistem data yang juga lebih cepat. Nah, tujuannya di sini adalah agar kita bisa bekerja secara terukur,” terangnya.

Sementara Kepala Dinas (Kadis) Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kabupaten Kubu Raya Maria Agustina mengatakan, pihaknya menggelar Bimtek dengan maksud menyampaikan informasi tentang pelayanan perizinan berusaha di Kabupaten Kubu Raya.

Dan Maria juga mengungkapkan Bimtek mempunyai beberapa tujuan, Yang pertama, kita ingin meningkatkan capaian realisasi kegiatan penanaman modal di Kubu Raya.

Selain itu, Bimtek juga penting untuk meningkatkan kepatuhan pelaku usaha dalam melakukan usahanya.

“Agar sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” sebutnya.
Maria melanjutkan, Bimtek juga bertujuan membantu para pelaku usaha mikro di dalam menjalankan usahanya.

“Khususnya penyelesaian permasalahan yang dihadapi oleh pelaku usaha mikro kecil dalam merealisasikan kegiatan usahanya,” pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved