Hantaru 2022

Ini Capaian dan Sejumlah Prestasi Kantah Bengkayang

Sama seperti dengan Kantor Tanah di Kabupaten-kabupaten lain, Kantah Bengkayang juga mempunyai banyak rentetan program-program yang harus diselesaikan

Penulis: Muhammad Firdaus | Editor: Mirna Tribun
TRIBUNFILE/ISTIMEWA
Jajaran Kantor Pertanahan Kabupaten Bengkayang. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, BENGKAYANG - Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bengkayang, Herculanus Richardo Lassa, SH,MH, mengatakan bertepatan dengan peringatan ke-62 Hari Agraria dan Tata Ruang (Hantaru) ini, dapat memacu semangat ia dan jajarannya dalam memberikan pelayanannya kepada masyarakat.

Sama seperti dengan Kantor Tanah di Kabupaten-kabupaten lain, Kantah Bengkayang juga mempunyai banyak rentetan program-program yang harus diselesaikan.

"Seperti PTSL, redistribusi tanah, tanah-tanah BMD (barang milik Daerah) dan BMN (barang milik Negara), juga kita ada kegiatan sertifikasi tanah-tanah lintor (lintas sektor), dll," ucapnya, Minggu, 25 September 2022.

Oleh karenanya, Ia berharap dengan semangat ke- 62 Hantaru ini, Kantah Kabupaten Bengkayang dapat lebih maksimal dalam menjalankan program-program strategisnya tersebut di atas.

"Sehingga kita berharap di Bulan Oktober kita sudah menyelesaikan semua pekerjaan-pekerjaan strategis kita," jelasnya.

Ia menjelaskan bahwa Bengkayang memiliki topografi daerah yang unik, selain memiliki daerah pesisir dan kepulauan, Bengkayang juga memiliki daerah perbatasan, serta daerah pedalaman dengan pegunungan yang tinggi.

Kantor Pertanahan Sambas Optimis Capai Target PTSL Tahun 2022

Oleh karenanya hal itu menjadi tantangan tersendiri untuk Kantah Bengkayang dalam mencapai target-targetnya. Sehingga diperlukan inovasi-inovasi untuk mengatasinya.

Pada daerah pesisir dan kepulauan, Kantah Bengkayang berupaya untuk melakukan program kerjasama lintor (lintas sektor) yang berkerjasama dengan kementerian kelautan dan perikanan, untuk melakukan sertifikasi aset-aset milik para nelayan tangkap ini.

Kemudian untuk daerah perbatasan Kantah Bengkayang telah ikut serta berpartisipasi dalam pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di Kecamatan Jagoi Babang.

"Kita ikut serta dalam pengadaan tanahnya, diharapkan di tahun ini PLBN itu sudah selesai, dan kemungkinan di awal tahun depan akan diresmikan," ucapnya.

Selain berpartisipasi dalam pembangunan PLBN. Kantah Bengkayang juga telah membentuk tim Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) untuk mengatasi permasalahan-permasalahan sengketa masyarakat perbatasan dengan pihak perusahaan.

"Kita harapkan dengan GTRA kita bisa menyelesaikan permasalahan-permasalahan pertanahan, khususnya yang ada di Daerah perbatasan yang hubungannya dengan perkebunan skala besar," ucapnya.

Sama seperti Kantah di Kabupaten lain seluruh Indonesia, Kantah Bengkayang juga melakukan pendampingan terhadap sejumlah kelompok usaha masyarakat.

Antara lain pendampingan yang dilakukan kepada pengrajin bidai (sejenis tikar) yang terbuat dari rotan, oleh masyarakat Desa Sekida Kecamatan Jagoi Babang yang berbatasan langsung dengan negeri jiran Malaysia.

Baca juga: Kantor Pertanahan Mempawah Sampaikan 4 Program Strategis Nasional yang Dijalankan

Selain itu, Kantah juga melakukan pendampingan pada salah satu produk yang dibuat dari tumbuhan endemik Kalbar yaitu Tengkawang.

Yang mana buah dari pohon Tengkawang ini dengan kreativitas masyarakat setempat, dapat disulap menjadi olahan mentega.

Ini merupakan sebuah temuan baru yang pertama kali diciptakan oleh salah satu Kelompok Tani dampingan Kantah Bengkayang ini.

Bahkan saat ini Kantah telah berkoordinasi dengan Pemkab Bengkayang dan lembaga Kehutanan terkait agara dapat membantu pengembangan budidaya Tengkawang ini.

"Dengan adanya kegiatan ini, sinergitas ini, bagaimana caranya kelompok tani bisa mengambil hasil hutan untuk dikelola menjadi produk-produk unggulan," ucapnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved