Lokal Populer

Pembangunan Jembatan Danau Liuk Gunakan APBD Tahun 2022 Sebesar Rp 9 Miliar

Membangun jembatan danau Liuk menggunakan APBD tahun 2022 sebesar Rp 9 miliar, mudah-mudahan pembangunan ini berjalan dengan lancar dan sukses

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa/HUMAS PEMKAB KAPUAS HULU
Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan saat disambut dengan tarian Dayak, dalam menghadiri acara di Kecamatan Bika, beberapa waktu lalu. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Bupati Kabupaten Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan, menyatakan kalau tahun 2022 Pemerintah Daerah Kapuas Hulu, membangun Jembatan Danau Liuk di Kecamatan Bika.

"Membangun jembatan danau Liuk menggunakan APBD tahun 2022 sebesar Rp 9 miliar, mudah-mudahan pembangunan ini berjalan dengan lancar dan sukses," ujarnya, Kamis 22 September 2022.

Selain itu juga jelas Fransiskus Diaan, di tahun 2022, Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas Hulu, akan membangun SDN Merah Putih di Desa Nanga Mandai, Kecamatan Bika.

"Saya mohon dukungannya dari seluruh masyarakat Kecamatan Bika, agar pembangunan ini berjalan dengan lancar, dan sukses. Ini semua demi peningkatan pembangunan di Kapuas Hulu HEBAT," ucapnya.

Bupati Kapuas Hulu Akan Resmikan RSUD Achmad Diponegoro Putussibau Akhir 2022

Diketahui bersama bahwa, saat ini Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas Hulu juga sedang membangun Kantor Pelayanan Satu Atap Pemda Kapuas Hulu, memakan anggaran APBD 2022 dan 2023 sebesar Rp 100 miliar.

Sedangkan tahap pertama pembangunan ini tahun 2022 dengan anggaran besar Rp 50 miliar, dan tahun 2023 sebesar Rp 50, sehingga tahun 2024 diperkirakan Gedung Pelayanan Satu Atap Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas Hulu sudah bisa digunakan.

Jembatan Putus

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas Hulu telah melakukan monitoring kondisi banjir sejumlah wilayah di Kapuas Hulu, Rabu 14 September 2022.

Kasi Analisis Kebencanaan BPBD Kabupaten Kapuas Hulu, M Yunus menyatakan, saat ini yang terjadi banjir ada di Desa Hulu Tubuk Kecamatan Kalis dan Desa Tekalong Kecamatan Mentebah.

"Dua desa ini terkena dampak banjir seperti dia buah jembatan putus di Desa Hulu Tubuk dan Desa Tekalong ruas jalan terendam, pohon tumbang ke sungai depan SDN 6 Tekalong, dan menimpa kabel Telkom, akibat air arus deras dari perhuluan sungai," ujarnya kepada Tribun Pontianak.

Bupati Kapuas Hulu Ikut Bahas Nasib Tenaga Kontrak bersama Kemenpan RB di Jakarta

Hal tersebut jelas Yunus akibat dari curah hujan sangat deras atau lebat dari hari beberapa hari kemarin hingga hari ini, sehingga debet air di sungai meluap dan merendam ruas jalan dan mampu memutuskan jembatan akses warga itu sendiri.

"Tim BPBD Kabupaten Kapuas Hulu telah turun kelapangan untuk mbarikan bantuan sembako sebanyak 60 paket ke warga setempat yang terdampak banjir," ucapnya.

Selain itu juga jelas Yunus, BPBD Kapuas Hulu bersama masyarakat dan sejumlah pihak, membuat jembatan sementara dari bambu, supaya bisa keluar menuju ke ibukota di kecamatan.

"Kondisi banjir seperti ini tidak memakan waktu yang lama, diperkirakan 3-4 jam sudah berangsur surut, dan itupun tergantung curah hujan itu sendiri," ungkapnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved