Kolaborasi Dishub Bersama Jasa Raharja Laksanakan Sosialisasi di Desa Kampung Baru Kubu Raya

Jika masa berlaku STNK melebihi dua tahun, nomor kendaraan akan dihapus oleh pihak regident kendaraan bermotor jika tidak dilakukan registrasi.

Editor: Nina Soraya
Dok/Jasa Raharja
Kepala PT Jasa Raharja Kalimantan Barat, AA Lanang Dawan Wisnu Wardana memberikan sambutan dalam kegiatan mensosialisasikan keselamatan menggunakan transportasi angkutan sungai dan penyebarangan serta mengajak masyarakat taat dalam membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) di Desa Kampung Baru, Kabupaten Kubu Raya, Kalbar. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Dinas Perhubungan Kabupaten Kubu Raya bersama Jasa Raharja mensosialisasikan keselamatan menggunakan transportasi angkutan sungai dan penyebarangan di Desa Kampung Baru, Kabupaten Kubu Raya, Kalbar.

Sosialisasi ini juga untuk meningkatkan tingkat kewajiban masyarakat dalam membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ).

Dinas Perhubungan Kubu Raya Bersama Jasa Raharja Cabang Kalimantan Barat melaksanakan sosialisasi kepada perangkat desa dan masyarakat di Kecamatan Kubu Desa Kampung Baru.

Kepala PT Jasa Raharja Kalimantan Barat, AA Lanang Dawan Wisnu Wardana menyampaikan, sosialisasi terus gencar dilaksanakan ke setiap desa di wilayah Kalbar.

Tujuannya guna meningkatkan kesadaran masyarakat dalam keselamatan Lalu Lintas jalan.

“Khususnya saat ini kami Bersama Dinas Perhubungan Kubu Raya melaksanakan di Desa Kampung baru.

Jasa Raharja Sintang Inisiasi Rapat Forum Komunikasi Lalu Lintas dan Angkutan Jalan

Kami sebagai bagian dari Tim Pembina Samsat Kalimantan Barat juga memberikan sosialisasi terkait perpanjangan program pemutihan PKB dan SWDKLLJ sampai dengan 31 September 2022 dan UU 22 Tahun 2009 pasal 74 tentang penghapusan data kendaraan bermotor yang mati STNK selama dua tahun,” jelasnya.

Sesuai dengan Ketentuan Pasal 74 ayat (2) huruf b Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009, bagi pelanggar yang lalai untuk memperpanjang STNK kendaraan bermotor akan dikenakan sanksi.

Jika masa berlaku STNK telah melebihi dua tahun, nomor kendaraan akan dihapus oleh pihak regident kendaraan bermotor jika tidak dilakukan registrasi dan identifikasi perpanjangan.

“Hal ini sejalan dengan implementasi UU 22 Tahun 2009 pasal 74 tentang penghapusan data kendaraan bermotor yang mati STNK selama dua tahun.

Sehingga dengan perpanjangan pemutihan ini masyarakat tidak perlu takut data kendaraannya dihapus karena dapat dengan tenang membayar pajak tanpa sanksi administrasi PKB maupun SWDKLLJ,” ujar Wisnu.

Bagi wajib pajak masyarakat Kalimantan Barat yang pajak kendaraannya masih menunggak, jangan lupa segera manfaatkan pembebasan denda PKB dan SWDKLLJ di bulan September ini di Kantor Bersama Samsat dan Gerai-Gerai Samsat terdekat, serta janga lupa untuk selalu taat dalam menggunakan angkutan jalan demi keselamatan bersama.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved