Dinas PUPR Kalbar Pastikan Proses Lelang Proyek Tak ada Unsur Perdagangan Proyek

“Tidak kalah penting Pak Gubernur Kalbar juga telah memerintahkan kami untuk segera menangani jembatan Marsedan Kapuas Hulu yakni penghubung ruas Jala

Penulis: Anggita Putri | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA/DOK. HUMAS PEMDA KAPUAS HULU
Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan saat meninjau langsung proses pembangunan jalan layang di Kapuas Hulu, belum lama ini. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalbar, Iskandar Zulkarnaen mengatakan di tahun 2023 Pemprov Kalbar akan lebih fokus pada pembangunan infrastruktur jalan Provinsi.

“Jadi memang betul Dinas PUPR Provinsi sesuai arahan Pak Gubernur untuk tahun 2023 kita akan fokus pada infrastruktur jalan yang menjadi kewenangan provinsi,”ujarnya, Jumat 23 September 2022.

Dikatakannya bahwa Dinas PUPR juga mendapatkan arahan Gubernur Kabar agar lebih fokus menuntaskan jalan di kabupaten kota sebagaimana telah disampaikan sebelumnya.

“Tidak kalah penting Pak Gubernur Kalbar juga telah memerintahkan kami untuk segera menangani jembatan Marsedan Kapuas Hulu yakni penghubung ruas Jalan Sejiram -Semitau di Kabupaten Kapuas Hulu,”jelasnya.

Hal lain yang ditekankan Gubernur Kalbar didalam hal kualitas pekerjaan juga menjadi perhatian.

Fokus Infrastruktur Jalan 2023, Sutarmidji: Pengawas Jangan Tidur, Masyarakat Harus Ikut Mengkritisi

“Maka untuk itu kami akan segera melakukan tender secepatnya guna mengatasi cuaca ekstrim, dan secepatnya bisa dinikmati oleh masyarakat pemanfaat jalan atau pun jembatan,”harapnya.

Terkait arahan tegas dari Gubernur Kalbar tentang pelaksanaan pengerjaan pembangunan, ia mengatakan Dinas PUPR akan menjadi perhatian pada saat proses pengadaan barang dan jasa .

Kita tidak akan menandatangi kontrak hasil tender oleh Pokja apabila diketahui terdapat perdagangan proyek artinya yang tidak punya kompetensi dan kemampuan baik ditinjau dari kepemilikan alat, kemampuan finacial, kemampuan material. Karena hal itu kedepan akan menghambat capaian kualitas output pekerjaan,”jelasnya.

Dikatakannya bahwa Gubernur Sutarmidji sangat fokus sekali masalah kualitas pekerjaan.

“Maka itu kita mendukung sekali dan akan melaksanakn apa yang menjadi arahan Pak Gubernur Kalbar,”pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved