Capaian BPN Sekadau, 5230 Bidang Tanah Disertifikasi di 2022

"Aset reform memberikan kepastian hukum atas bidang tanah yang dimiliki masyarakat dalam bentuk sertifikasi tanah dan redistribusi tanah. Efeknya rasa

TRIBUNPONTIANAK/MARPINA SINDIKA WULANDARI
Kepala BPN Kabupaten Sekadau, Kainda. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Kepala BPN Kabupaten Sekadau, Kainda mengatakan total ada 5230 bidang tanah masyarakat di Kabupaten Sekadau, Provinsi Kalimantan Barat yang sedang diproses untuk mendapatkan sertifikat, Jumat 23 September 2022.

Sebanyak 5230 bidang tanah itu terbagi dalam beberapa desa di antaranya sertifikat redistribusi tanah yang bersumber dari kegiatan pelepasan kawasan hutan sebanyak 4330 bidang. Terbagi di 5 desa di antaranya, Desa Nanga Koman 1080 bidang, Nanga Suri 510 bidang, Nanga Engkulun 1090 bidang, Nanga Ansar 1240 bidang, dan Seberang Kapuas 410 bidang. Serta di Desa Lembah Beringin 400 bidang dan Desa Semadu 500 bidang.

Dijelaskan Kainda, BPN Kabupaten Sekadau saat ini sedang fokus pada dua jenis program yang memihak kepada masyarakat. Pertama, Aset Reform yaitu pelaksanaan Reforma Agraria dilaksanakan melalui tahapan Penataan Aset dan Penataan Akses. Penataan Aset terdiri dari Redistribusi Tanah dan Legalisasi Aset.

"Aset reform memberikan kepastian hukum atas bidang tanah yang dimiliki masyarakat dalam bentuk sertifikasi tanah dan redistribusi tanah. Efeknya rasa aman karena tanah tersertifikat, " jelasnya.

Predikat WTP 10 Kali Berturut-turut, Bupati Sekadau Terima Penghargaan dari Menteri Keuangan RI

Kedua, Acces Reform atau Penataan akses adalah pemberian kesempatan akses permodalan maupun bantuan lain kepada subjek reforma agraria dalam rangka meningkatkan kesejahteraan yang berbasis pada pemanfaatan tanah.

Adapun beberapa upaya yang telah dilakukan seperti, penyaluran bibit tanaman 2610 batang ke desa yang berbatasan dengan kawasan hutan. Dimana bibit tanaman tersebut berasal dari Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Nanga Pinoh dan bantuan 1110 tanaman dari Balai Pengelola Daerah Aliran Sungai Pontianak.

Selain itu juga sudah disalurkan 15000 bibit ikan dari Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Kabupaten Sekadau ke sejumlah desa di Kabupaten Sekadau.

"Pembinaan UMKM, juga sudah difasilitasi oleh BPN khususnya untuk mempromosikan dan memasarkan produknya. Mudah-mudahan ke depan UMKM Sekadau bisa lebih masif, jadi lebih meningkat lagi, produknya jadi lebih banyak, " pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved