Pejabat LPSE Ketapang Terjaring OTT, Wabup Minta OPD Bekerja Lebih Berhati-hati

Hal itu disampaikan Farhan, menanggapi adanya sejumlah pegawai termasuk salah satunya seorang pejabat di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE)

Penulis: Nur Imam Satria | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ Foto Prokopim Setda Ketapang
Wakil Bupati Ketapang Farhan. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Wakil Bupati Ketapang Farhan meminta seluruh ASN termasuk pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan pemerintah daerah Kabupaten Ketapang untuk berhati-hati dalam bekerja.

Hal itu disampaikan Farhan, menanggapi adanya sejumlah pegawai termasuk salah satunya seorang pejabat di Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Ketapang, yang terjaring OTT oleh tim Tipikor Polda Kalbar pada Rabu 21 September 2022.

"Untuk OPD harus semakin hati-hati bekerja dan memiliki integritas yang tinggi," kata Farhan, Kamis 22 September 2022.

Satlantas Polres Ketapang Peringati Hari Jadi ke 67 dengan Menggelar Syukuran

Dalam kesempatannya, Farhan pun menyerahkan kasus tersebut sepenuhnya kepada pihak berwajib.

"Prinsip dari saya untuk sementara ini kita percayakan dulu kepada pihak APH untuk prosesnya," pungkasnya.

Terpisah, Kapolres Ketapang AKBP Yani Permana membenarkan adanya giat yang dilakukan Tipikor Polda Kalbar di wilayah Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. 

Saat ini, kata Yani, keempat pegawai LPSE tersebut sudah dibawa ke Mapolda Kalbar untuk proses lebih lanjut.

"Benar, ada giat Tipikor Polda Kalbar yakni mengamankan pejabat LPSE Ketapang. Untuk tindak lanjut giat ini pemeriksaan ditangani Tipikor Polda," kata Yani, Kamis 22 September 2022. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved