Lewat Program Growpreneur, BRI Bersama Smesco Indonesia Berikan Pendampingan UMKM
Growpreneur merupakan salah satu rangkaian road to BRI UMKM EXPO(RT) BRILianpreneur 2022.
Penulis: Dwi Nur Hayati | Editor: Mikhael Gewati
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI bekerja sama dengan Small and Medium Enterprises and Cooperatives (Smesco) Indonesia menghadirkan program Growpreneur.
Growpreneur merupakan salah satu rangkaian road to BRI UMKM EXPO(RT) BRILianpreneur 2022 yang menjadi sebuah program aktivasi pemberdayaan dan pendampingan bagi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Indonesia.
Growpreneur nantinya akan menyediakan activation program, baik reguler, komunitas maupun mini inkubasi. Adapun program ini telah diresmikan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menkop dan UKM) Teten Masduki di Smesco Indonesia pada Kamis (15/9/2022).
Melalui Growpreneur, Wakil Direktur Utama (Dirut) BRI Catur Budiharto berharap UKM mampu memiliki resiliensi dan akselerasi terhadap adopsi teknologi digital, terutama pada masa pemulihan ekonomi pascapandemi Covid-19.
“Oleh karena itu, BRI melalui Growpreneur menggunakan kurikulum yang telah disesuaikan dengan kondisi UKM terkini. Dari program ini, UKM diharapkan mampu meningkatkan kapabilitas dan kualitas dari produk-produknya,” ucapnya dalam siaran persnya, Kamis.
Selain itu, Catur mengungkapkan bahwa pihaknya berharap dari berbagai program pemberdayaan maupun edukasi UMKM seperti halnya Growpreneur dapat dilakukan secara berkesinambungan.
Ia juga berharap, kehadiran BRI dapat mendorong usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk naik kelas dan membangkitkan perekonomian Indonesia.
Pada kesempatan yang sama, Menkop dan UKM Teten Masduki mengungkapkan bahwa para UKM anggota Growpreneur dapat memanfaatkan berbagai aktivitas pemberdayaan dari program ini.
Aktivitas pemberdayaan tersebut, di antaranya speed dating antara penjual dan pembeli, panel diskusi, networking dan strategic partnership, local brand showcase, creative corner, mentoring dan business matching.
“Program Growpreneur dapat membuka peluang baru bagi pertumbuhan UMKM Indonesia melalui misinya untuk menginspirasi, berinovasi, menghubungkan jaringan antara UMKM dengan ekosistem kewirausahaan, industri kreatif, dan infrastruktur digital yang adaptif,” jelas Teten.
Usung tema khusus ‘Ruang tanpa Sekat’
Sebagai informasi, peresmian program Growpreneur pada bulan pertama mengusung tema khusus “Ruang tanpa Sekat”.
Tema tersebut menjadi concern Smesco Indonesia dan BRI dalam mengupayakan kesejahteraan kelompok difabel.
Seperti diketahui, sebanyak 65 persen kelompok difabel masih sulit mendapatkan pendampingan untuk usaha atau bisnisnya.
Sebagai langkah lebih lanjut, Growpreneur mengajak tujuh UMKM kolaborator untuk terlibat langsung dalam rangkaian acara peresmian program ini.
Adapun tujuh UMKM kolaborator, yaitu Cute Monster, Kopi Tuli, Precious One, The Able Art, Ka-Ta (Karta Disabilitas), Dignityku, Hear Me (Aplikasi Teman Tuli).
Dengan adanya agenda khusus itu, BRI mengungkapkan bahwa Growpreneur merupakan salah satu wujud komitmen dari perusahaan badan usaha milik negara (BUMN) ini untuk meningkatkan social value creation atau penciptaan nilai sosial.
Melalui Growpreneur, UKM yang terlibat dapat memanfaatkan berbagai layanan, seperti perbankan yang difasilitasi dengan BRI Coworking Space sebagai tempat bekerja ataupun meeting point UKM.
Selain itu, ada pula BRILianpreneur Corner sebagai pusat informasi signature event BRI UMKM EXPO(RT) BRILianpreneur.
Dengan beberapa fasilitas yang tersedia tersebut, BRI berharap, UKM dapat berkolaborasi melalui rangkaian program pendampingan dan pelatihan dari Growpreneur sehingga mampu menciptakan nilai tepat guna, tepat sasaran pada inovasi terbaik untuk naik kelas.
Untuk sasaran program Growpreneur ke depan, BRI akan mengutamakan UKM binaan Smesco Indonesia, Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM), dan UKM binaan BRI.
Utamanya, alumni BRI UMKM EXPO(RT) BRILianpreneur, Pengusaha Muda Brilian, serta program lainnya sebagai member Growpreneur.