Lokal Populer

Lahan Sekolah Dasar 41 Pontianak Utara Sudah Masuk Daftar Aset Pemkot Pontianak

Wako Edi menerangkan, bahwa pihaknya telah menjelaskan kepada pewaris kalau lahan tersebut sudah masuk dalam daftar aset Pemerintah Kota Pontianak

Facebook Tribun Pontianak Interaktif
Siswa SDN 41 tampak memenuhi jalan depan sekolah yang terletak di Jalan Budi Utomo, Gg Swasembada 2 Pontianak Utara, Kalimantan Barat, Selasa 20 September 2022. Sehari sebelumnya, sekolah ini disegel ahli waris karena persoalan sengketa lahan yang digunakan. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan, bahwa Pemerintah Kota Pontianak telah bertemu dengan ahli waris tanah di lokasi bangunan SD Negeri 41 Pontianak Utara.

Wako Edi menerangkan, bahwa pihaknya telah menjelaskan kepada pewaris kalau lahan tersebut sudah masuk dalam daftar aset Pemerintah Kota Pontianak.

“Kemarin pihak keluarga sudah datang dan kita menjelaskan, bahwa itu sudah menjadi milik Pemerintah Kota Pontianak dan sudah masuk ke dalam aset pemerintah Kota Pontianak yang diserahkan oleh orang tua ahli waris, itu sudah final. Jadi kita berharap kalau ada pihak-pihak yang merasa kurang puas, harusnya melalui proses hukum yang berlaku di Indonesia,” ungkapnya, Rabu 21 September 2022.

Wako Edi pun menerangkan, bahwa Pemerintah Kota Pontianak telah menyarankan kepada ahli waris jika masih kurang puas untuk aanmaning ke Pengadilan Negeri untuk minta penjelasan. Sebab menurut dari putusan MA bahwa lahan itu sudah masuk ke Pemkot.

Tidak Ada Kejelasan Pembayaran Ganti Rugi Lahan Sekolah, SDN 41 Pontianak Utara Disegel Ahli Waris

“Kita berupaya untuk menyadarkan masyarakat agar tidak melakukan penyegelan terhadap fasilitas publik, karena itu sudah tindak pidana,” tuturnya.

Wako Edi pun memastikan, bahwa proses belajar mengajar di SDN 41 Pontianak Utara saat ini sudah berjalan dengan normal.

“Proses belajar mengajar sudah berjalan dan kita yakinkan itu tidak boleh terganggu,” jelasnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak, Sri Sujiarti mengungkapkan, bahwa penyegelan terhadap SD Negeri 41 tersebut telah dibuka pada Senin 19 September 2022 sore.

“Alhamdulillah. Segel sudah dibuka hari Senin sore mendekati Maghrib. Sehingga hari ini proses belajar mengajar di sekolah tersebut sudah berjalan seperti biasanya,” jelasnya saat dikonfirmasi Tribun Pontianak.

Sekolah Kembali Beraktivitas

Setelah sempat disegel oleh ahli waris pada Senin 19 September 2022, aktivitas belajar mengajar di SDN 41 Kecamatan Pontianak Utara, Kota Pontianak kembali normal, Selasa 20 September 2022.

Saat ini para siswa dan siswi SDN 41 tersebut sudah kembali belajar secara tatap muka dengan normal.

Kembalinya aktivitas belajar normal inipun disambut baik orang tua murid yang saat itu mengantar anaknya sekolah.

Penyegelan Sekolah di Pontianak Utara, Zulfydar: Segera Lakukan Komunikasi antara Kedua Belah Pihak

Kepala SDN 41 Pontianak Utara Nuryanti menyampaikan bahwa rantai gembok yang mengunci pagar sekolah telah dibuka oleh ahli waris pada Senin 19 September 2022 sore.

Setelah mendapat kabar hal itu, dirinya langsung meminta kepada seluruh guru kelas untuk menginformasikan kepada seluruh orang tua murid bahwa kegiatan belajar mengajar kembali normal pada esok harinya.

"Alhamdulillah untuk hari ini kegiatan belajar mengajar sudah bisa terlaksana dengan baik," tuturnya.

Kepada para orang tua siswa dirinya berharap untuk tetap tenang menyikapi kasus yang terjadi, karena kasus ini sudah ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kota Pontianak.

''Kepada orang tua saya harap tenang, karena untuk kasus ini sudah ditangani Pemerintah Kota Pontianak," ujarnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved