Terekam Saat Melakukan Pencabulan Pada Seorang Remaja, Seorang Pria di Kubu Raya Ditangkap Polisi

Dugaan pencabulan tersebut terkuak saat kakak korban mendapatkan kiriman video berdurasi 2 detik dari nomor tak dikenal melalui aplikasi WhatsApp, pad

Penulis: Ferryanto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Ilustrasi pelecehan. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Diduga mencabuli seorang remaja putri berusia 14 tahun, seorang pria di Desa Teluk Pakedai, Kecamatan Teluk Pakedai, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat diringkus Polisi.

Kasat Reskrim Polres Kubu Raya IPTU Teuku Rivanda Ikhsan menyampaikan bahwa pihaknya mendapat laporan dugaan pencabulan tersebut pada 9 September 2022.

Pihak keluarga melaporkan bahwa korban yang berusia 14 tahun dan duduk di bangku SMP telah menjadi korban pencabulan seorang pria berinisial SN (27) yang merupakan seorang nelayan.

Dugaan pencabulan tersebut terkuak saat kakak korban mendapatkan kiriman video berdurasi 2 detik dari nomor tak dikenal melalui aplikasi WhatsApp, pada video tersebut terlihat jelas bahwa adiknya menjadi korban pencabulan korban.

KPAID Mempawah Sebut Kasus Kekerasan Maupun Cabul Banyak Dilakukan Orang Terdekat Korban

Berdasarkan laporan tersebut tim satreskrim Polres Kubu Raya langsung bergerak mencari terduga pelaku dan berhasil mengamankannya

"untuk SN sudah kami amankan dan sudah kami lakukan proses penyidikan dan penyelidikan oleh Unit PPA Polres Kubu Raya,",ungkap Iptu Teuku Rivanda, Rabu 21 September 2022.

Dari hasil pemeriksaan, SN mengakui telah melakukan pencabulan terhadap korban.

Pencabulan itu dilakukan SN pada 14 April 2022, saat itu SN datang ke rumah korban saat korban sendirian.

"Ketika mengetahui tidak ada siapa - siapa di rumah, pelaku langsung mendatangi rumah korban kemudian pelaku secara paksa mencabuli korban di kamar,"ujarnya

Atas perbuatannya, SN akan dijerat Pasal 82 ayat (1) Undang-undang Republik Indonesia nomor 17 tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 tahun 2016 Tentang Perubahan Kedua Atas Undang-undang nomor 23 tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak Menjadi Undang-undang Jo Pasal 76 E Undang Republik Indonesia nomor 35 tahun 2014 Tentang Perubahan atas Undang-undang nomor 23 tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak.

Selain itu, kepolisian juga akan menyelidiki terkait terkait video pencabulan yang beredar. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved