Kunker ke Bapenda Kota Malang, Sekda Ketapang Akan Susun Grand Design Teknologi Informasi

Alex melanjutkan, kalau dari hasil Kunker tersebut, pihak Bapenda kota Malang menyarankan agar Pemkab Ketapang untuk melaksanakan replikasi yang merup

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA/Dok. Prokopim Ketapang
Sekda Kabupaten Ketapang Alexander Wilyo, S.STP.,M.Si (mengenakan batik tengah) saat melakukan kunjungan kerja ke Bapenda Kota Malang. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Sekda Kabupaten Ketapang Alexander Wilyo, S.STP.,M.Si melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang, Senin 19 September 2022.

Kunker tersebut bertujuan untuk mendapatkan informasi dan transfer pengetahuan terkait inovasi-inovasi pemungutan pajak daerah yang telah dilaksanakan Bapenda Kota Malang.

Pelaksanaan kunjungan kerja ini berdasarkan saran dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI yang disampaikan pada saat rapat koordinasi pemberantasan korupsi tahun 2022 dan program tematik yang diselenggarakan oleh KPK RI pada tanggal 21 Juni 2022 di Kabupaten Ketapang.

Dalam Kunkernya tersebut, Sekda diterima langsung oleh Kepala Bapenda, Sekretaris Bapenda dan para Kepala Bidang di lingkungan Bapenda Kota Malang.

Saat dikonfirmasi, Sekda Ketapang, Alexander Wilyo, S.STP mengatakan kalau dari berbagai strategi-strategi optimalisasi penerimaan pajak daerah, Kabupaten Ketapang telah mendapat apresiasi dari KPK RI.

"Kunker ini sebagai upaya kita untuk terus meningkatkan pendapatan daerah," jelas Alex.

Alex melanjutkan, kalau dari hasil Kunker tersebut, pihak Bapenda kota Malang menyarankan agar Pemkab Ketapang untuk melaksanakan replikasi yang merupakan strategi pembangunan integrasi sistem, salah satu sistem yang dibangun adalah aplikasi Persada.

Asisten I Setda Ketapang Buka Sosialisasi SPIP dan Peluncuran E-Consulting Inspektorat

"Ini aplikasi Point of Sales untuk jenis usaha hotel, restoran, hiburan, dan parkir yang dapat dimanfaatkan secara gratis oleh masyarakat. Hasil pemanfaatan aplikasi tersebut, Bapenda Kota Malang dapat merekam transaksi penjualan wajib pajak, sehingga data tersebut dapat menjadi data kontrol atas pelaporan pajak daerah oleh wajib pajak," terangnya.

Untuk itu, Alex mengaku akan segera menyusun grand desain serta langkah-langkah strategis dalam upaya optimalisasi PAD di Kabupaten Ketapang melalui penerapan teknologi informasi serta adaptif menyesuaikan dengan perkembangan zaman serta mengoptimalkan semua potensi pendapatan daerah yang ada di kabupaten ketapang.

"Sehingga ke depan kita harapkan dan targetkan terjadi peningkatan yang signifikan dalam pendapatan asli daerah. Sehingga Ketapang bisa mandiri secara fiskal artinya ketergantungan secara fiskal terhadap dana transfer dari pemerintah pusat dapat kita kurangi," ujarnya.

Kegiatan ini juga diikuti Ketua DPRD Ketapang, Staf Ahli Bupati Ketapang Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, dan Kepala Bapenda Kabupaten Ketapang beserta jajaran. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved