Kejati Kalbar Gelar Sosialisasi Bidang Pidana Militer Perkara Kasus Koneksitas

Tanti Adriani Manurung, S.H. M.H berharap dengan adanya Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Militer dalam struktur organisasi Kejaksaan

Penulis: Ferryanto | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/Ferryanto
Sosialisasi sekaligus Focus Group Disscussion tentang Bidang Pidana Militer Bertajuk pelaksanaan koordinasi teknis penuntutan yang dilakukan oleh Oditurat dan penanganan perkara koneksitas sebagaimana amanat Perpres nomor 15 tahun 2021, di hotel Golden Tulip Pontianak , Rabu 21 September 2022. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat menggelar sosialisasi sekaligus Focus Group Disscussion tentang Bidang Pidana Militer, Rabu 21 September 2022.

Bertajuk pelaksanaan koordinasi teknis penuntutan yang dilakukan oleh Oditurat dan penanganan perkara koneksitas sebagaimana amanat Perpres nomor 15 tahun 2021, FGD ini digelar di hotel Golden Tulip Pontianak dan dihadiri oleh berbagai aparat Penegak Hukum dari unsur TNI dan Polri.

Direktur Eksekusi, Upaya Hukum Luar Biasa dan Eksaminasi Jampidmil Kejaksaan Agung RI Dr. Tanti Adriani Manurung, S.H. M.H berharap dengan adanya Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Militer dalam struktur organisasi Kejaksaan, dapat membuat hubungan kelembagaan dalam penanganan kasus koneksitas semakin efektif dan memberikan kemanfaatan hukum yang besar.

Pejabat Utama Kalbar Sambut Kunker Perdana Wapres Maruf Amin di Bandara Supadio Pontianak

Dengan adanya pemberian pemahaman kepada seluruh jajaran penegak hukum dalam penanganan perkara hukum koneksitas, diharap dapat terbentuk sebuah tim tetap yang nantinya bekerja secara serasi.

"Selama ini perkara koneksitas yang artinya perkara dimana pelaku bersama militer dan sipil dalam suatu dilik penyertaan pasal 55 / 56 KUHP, Selema selalu ditangani, tetapi ditangani masing- masing,yang militer ditangani POM dan Oditur sampai pengadilan militer, pelaku sipil ditangani Polisi, Kejaksaan lalu Pengadilan umum, tetapi sekarang diharapkan dengan adanya Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Militer maka koordinasi dan pengawasan dan penanganan perkara koneksitas dapat dilaksanakan secara bersama," jelasnya 

Kemudian, Kepala Kejaksaan Tinggi Kalbar Dr. Masyhudi menyampaikan bahwa setelah Sosialisasi ini pihaknya akan membentuk tim tetap yang khusus menangani perkara koneksitas, karena Kejaksaan Tinggi Kalbar juga telah melantik Asisten Tindak Pidana Militer. 

"Tim ini akan terdiri dari Kejaksaan dan TNI, dari AD, AL, AU dan Polri,yang akan menangani bagaimana mulai dari penyidikan, pemberkasan, hingga persidangan,"ujarnya.

Sosialisasi yang dihadiri berbagai unsur penegak hukum ini ia berharapkan Masyhudi dapat menyatukan persepsi semua pihak dalam penegakan hukum perkara koneksitas.

"Semoga dengan ini kita bisa cepat kita untuk berkolaborasi antar penegak hukum," tuturnya. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved