Bentuk Pusat Inovasi Terpadu, Balitbang Kalbar Gelar Rapat Bersama Beberapa Dinas Terkait

Herkulana Mekarryani Kepala Balitbang Prov Kalbar, mengatakan bahwa pembentukan ini sendiri dilakukan untuk menindaklanjuti dorongan Kemenpan

Penulis: Muhammad Firdaus | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/Muhammad Firdaus
Dokumentasi rapat pembentukan Innovation Hub 1 Pusat Inovasi Terpadu. Rabu, 21 September 2022. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Balitbang Prov Kalbar menggelar rapat pembentukan Innovation Hub 1 Pusat Inovasi Terpadu, bersama dengan jajaran dinas-dinas terkait di tingkat Provinsi. Rabu, 21 September 2022.

Herkulana Mekarryani Kepala Balitbang Prov Kalbar, mengatakan bahwa pembentukan ini sendiri dilakukan untuk menindaklanjuti dorongan Kemenpan RB bersama USAID ERAT dalam peningkatan kualitas inovasi daerah di Provinsi Kalimantan Barat.

"Rapat ini kita inisiasi untuk berkerjasama dengan USAID ERAT, dimana dalam pertemuan ini kita ingin membangun jaringan inovasi atau yang kita sebut innovation hub," ucapnya.

Cerita Kepala Balitbang Kalbar yang Masih di Ruangannya Saat Kantornya Dilahap Api

Hadir dalam pertemuan ini Kepala Biro Organisasi Sekretanat Daerah Kalbar, Plt. Kepala Diskominfo Provinsi Kalbar, Provincial Coordinator USAID ERAT Kalbar, Kabid Aplikasi Informatika Diskominfo Provinsi Kalbar.

Kepala Bidang Perencanaan Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Bappeda Kalbar, Kabid Perencanaan Sosial Budaya Bappeda Kalbar, Kabag Tata Laksana Biro Organisasi Sekretariat Daerah Kalbar, Analis Kebijakan Ahli Muda Balitbang Kalbar, Sub Koordinator Data dan Informasi Bappeda Kalbar.

Herkulana menjelaskan bahwa pertemuan antar perwakilan unsur pemerintah daerah, yang dalam hal ini adalah dinas-dinas tersebut di atas. Merupakan upaya kolaborasi untuk menciptakan sebuah inovasi-inovasi yang diharapkan mampu untuk menunjang pembangunan daerah.

"Jadi, jaringan inovasi atau innovation hub ini memadukan seluruh inovasi-inovasi dari perangkat-perangkat daerah yang ada di Kalbar ini baik Pemprov maupun Pemkab/Kot," ucapnya.

"Sehingga kita bisa nantinya untuk memenuhi, apa yang diminta oleh Menpan masuk dalam top inovasi, kemudian bisa memenuhi Innovation Government Award (IGA), yaitu dalan penilaian indeks inovasinya. Jadi inovasi yang baru, kita matangkan didalam inkubator, untuk disiapkan mengikuti perlombaan top inovasi, kemudian kita siapkan untuk penilaian indeks inovasi daerah," ucapnya.

Dengan demikian pengelolaan inovasi terpadu ini kemudian dapat dimanfaatkan oleh Pemprov dan Pemkab/Kot, bahkan dunia usaha yang ada di Kalimantan Barat untuk menciptakan program-program yang unggul.

"Kemudian bisa dimanfaatkan oleh siapa saja, sehingga bisa di replikasi, dimanfaatkan oleh Kabupaten/Kota, oleh Provinsi lain, atau dimanfaatkan oleh dunia usaha," ucapnya.

Inovasi-inovasi tersebut nantinya akan dapat diakses oleh semua kalangan melalui aplikasi Innovation Hub. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved