Jadwal Penting 21 September Diperingati sebagai Hari Perdamaian Internasional

21 September ditetapkan oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) untuk mempromosikan dan memelihara perdamaian di seluruh dunia.

Editor: Jimmi Abraham
Tribunnews
Pamflet hari perdamaian Internasional - 21 September ditetapkan oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) untuk mempromosikan dan memelihara perdamaian di seluruh dunia. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Tanggal 21 September tahun ini jatuh pada hari Rabu, ada peringatan dan moment penting yang selalu diperingati pada tersebut

Jadwal peringatan ini baik dalam peristiwa Nasional maupun Internasional.

Salah satu peringatan yang dirayakan pada tanggal 21 September adalah Hari Perdamaian Internasional atau Hari Perdamaian Dunia.

Peringatan Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Edukasi Kepada Anak Merawat Kesehatan Gigi dan Mulut

21 September ditetapkan oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) untuk mempromosikan dan memelihara perdamaian di seluruh dunia.

Hari Perdamaian Internasional ditujukan untuk memperkuat cita-cita perdamaian, baik di dalam suatu negara maupun antarnegara.

Pada tahun 1981, Majelis Umum PBB mendeklarasikan Selasa ketiga bulan September sebagai Hari Perdamaian Internasional.

Dua dekade setelahnya atau pada tahun 2001, PBB memindahkan tanggal Hari Perdamaian Internasional menjadi 21 September.

Sejak tahun 2002, 21 September resmi dirayakan sebagai Hari Perdamaian Internasional.

Majelis Umum PBB menyatakan Hari Perdamaian Internasional sebagai hari yang didedikasikan untuk memperkuat cita-cita perdamaian, dengan menjalankan 24 jam non-kekerasan dan gencatan senjata.

Peringatan Hari Olahraga Nasional, Pemkab Kubu Raya Gelar Senam Massal dan Optimis di Ajang Porprov

Demi mencapai perdamaian sejati, memerlukan lebih dari sekadar meletakkan senjata.

Hal ini juga melibatkan penciptaan dunia di mana orang-orang harus diperlakukan sama, terlepas dari apapun ras mereka.

Dilansir situs PBB, tema peringatan Hari Perdamaian Internasional 2022 adalah "End racism. Build peace" atau diartikan dengan "Akhiri Rasisme, Bangun Perdamaian".

BNPT dan FKPT Gaungkan Peran Perempuan untuk Perdamaian dalam Pencegahan Radikalisme dan Terorisme

Maksud dari tema ini adalah ajakan kepada seluruh masyarakat dunia agar tidak ada lagi aksi rasisme kepada sesama manusia.

Sudah sepantasnya, sesama manusia lebih meningkatkan tali persaudaraan supaya tercipta perdamaian di seluruh dunia.

"Rasisme terus meracuni institusi, struktur sosial, dan kehidupan sehari-hari di setiap masyarakat. Ini terus menjadi pendorong ketidaksetaraan yang terus-menerus. Dan itu terus menyangkal hak asasi manusia yang mendasar bagi orang-orang. Ini mengacaukan masyarakat, merusak demokrasi, mengikis legitimasi pemerintah, dan hubungan antara rasisme dan ketidaksetaraan gender tidak salah lagi," kata Sekretaris Jenderal António Guterres, dilansir situs PBB, Senin 20 September 2022.

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved