Pola Hidup Sehat

Benarkah Diabetes Keturunan Lebih Berbahaya? Bagaimana Cara Mencegahnya

Meskipun Anda tak bisa mengubah silsilah keluarga Anda, namun ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengurangi kemungkinan terkena diabetes.

Kolase Tribun Pontianak
Diet dan olahraga bisa meningkatkan kesehatan jangka panjang pada kerabat penderita diabetes tersebut. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Tubuh penderita diabetes tidak mampu menggunakan insulin untuk menarik glukosa atau gula sebagai energi. Itulah yang membuat gula darah gampang naik.

Untuk itu, penderita diabetes disarankan cermat memilih asupan, termasuk soal minuman dan makanan.

Meskipun tubuh memberikan tanda-tanda gula darah rendah, namun hal itu kerap kali terlewat.

Padahal jika tidak diobati, gula darah rendah ini dapat menimbulkan komplikasi kesehatan yang serius.

Cara cegah diabetes keturunan

Meskipun Anda tak bisa mengubah silsilah keluarga Anda, namun ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengurangi kemungkinan terkena diabetes.

Indonesia Tingkat Tertinggi Diabetes, Begini Caranya STOP Diabetes Keturunan

Sejumlah hal yang bisa dilakukan untuk mencegah diabetes keturunan yakni:

  • Olah raga teratur
  • Mengatur pola makan
  • Pahami risiko diri sendiri

Sebuah studi yang diterbitkan pada Agustus 2017 dalam Primary Care Diabetes sebagaimana dilansir Everydayhealth, menemukan bahwa diet dan olahraga bisa meningkatkan kesehatan jangka panjang pada kerabat penderita diabetes tersebut.

Adapun penelitian lain menunjukkan melakukan sekitar 30 menit aktivitas fisik intensitas sedang seperti jalan cepat setiap hari dan menurunkan 7 persen berat badan bisa mengurangi risiko seseorang terkena diabetes 10 tahun kemudian.

Selain itu, menjaga pola makan dengan makan teratur dan seimbang bisa membantu mendistribusikan gula darah secara merata sehingga tubuh tak perlu bekerja terlalu keras.

Khasiat Daun Jambu Biji untuk Diabetes, Juga Sangat Baik Melancarkan Pencernaan

Direktur layanan nutrisi di Komunitas Sistem Kesehatan Montefiore Program di Bronx, New York merekomendasikan seseorang bisa menerapkan rutinitas makan tiga kali sehari menggunakan pola makan yang berfokus pada buah dan sayur, di mana dalam satu piring setengah porsinya merupakan buah dan sayur.

Sisa setengahnya merupakan kombinasi karbohidrat sederhana dari biji-bijian dengan protein.

Yang terpenting dalam upaya pencegahan ini adalah memahami benar risiko diri sendiri.

Apabila Anda memiliki orang tua atau saudara yang terkena diabetes dan Anda memiliki kelebihan berat badan, maka disarankan untuk melakukan tes diabetes secara rutin.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved