Longsor PETI

Polres Bengkayang Amankan Mesin Pompa Air dan Periksa Saksi dari Lokasi Longsor

"Untuk sementara kami amankan empat mesin pompa air. Sementera ini kami kumpulkan keterangan dari saksi-saksi," ujar AKBP Dr. Bayu Suseno, Senin 19 Se

Penulis: Rizki Kurnia | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA/Dok. Pos SAR Sintete
Petugas gabungan melakukan pencarian korban longsor di lokasi diduga PETI di dekat Dusun Secepu, Desa Kinande, Kecamatan Lembah Bawang, Kabupaten Bengkayang. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, BENGKAYANG - Polres Bengkayang mengamankan empat mensin pompa air dari lokasi diduga Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang mengalami longsor hingga menimbun belasan warga pendulang.

Menurut Kapolres Bengkayang, AKBP Dr. Bayu Suseno, selain mengamankan barang bukti atau BB, pihaknya sedang melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.

"Untuk sementara kami amankan empat mesin pompa air. Sementera ini kami kumpulkan keterangan dari saksi-saksi," ujar AKBP Dr. Bayu Suseno, Senin 19 September 2022.

Longsor PETI di Lembah Bawang, Penegakan Hukum Dalam Penyelidikan dan Penanganan Polres Bengkayang

Seperti diketahui, musibah longsor yang terjadi di lokasi diduga PETI tersebut sempat menimbun belasan warga yang tengah mendulang emas pada Kamis malam sekitar pukul 20.00 WIB.

Akibat musibah tersebut, sebanyak empat warga menjadi korban meninggal dunia tertimbun material tanah.

Sedangkan sebanyak delapan korban lainnya dinyatakan selamat atas insiden tersebut meski mengalami luka-luka. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved