Sekolah Disegel

Orang Tua Murid Kecewa SDN 41 Pontianak Utara Disegel: Bagaimana Masa Depan Anak, Anak Tidak Salah

"Kalau memang ada urusan lainya, jangan menutup sekolah, kasihan anak - anak, urus saja melalui jalur yang seharusnya, tapi sekolah tetap jalan, anak

Penulis: Ferryanto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/FERRYANTO
Rosita satu diantara orang tua murid saat datang ke SDN 41 Pontianak Utara yang disegel ahli waris karena sengketa lahan dengan Pemerintah Kota Pontianak. Senin 19 September 2022. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Seorang orang tua murid SDN 41 Pontianak Utara, Kota Pontianak mengaku kecewa dengan penyegelan sekolah akibat sengketa lahan, Senin 19 September 2022.

"Ini harus buka sekolahnya, kenapa hanya gara - gara ini tutup, sekolah lewat online susah, bagaimana masa depan anak - anak,,"ujar Rosita satu diantara orang tua murid saat datang ke sekolah.

Rosita mengatakan bahwa anaknya bersekolah di SDN 41 dan sudah duduk di kelas 5.

Dengan disegelnya sekolah ini, ia mengatakan sangat mengganggu proses belajar mengajar bahkan psikologis anak.

"Kalau memang ada urusan lainya, jangan menutup sekolah, kasihan anak - anak, urus saja melalui jalur yang seharusnya, tapi sekolah tetap jalan, anak - anakkan tidak salah," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, Sekolah Dasar Negeri 41 Kecamatan Pontianak Utara disegel, Senin 19 September 2022.

Penyegelan sekolah yang berada di jalan Gusti Situr Mahmud, Gang Swasembada 2 Pontianak Utara tersebut dilakukan oleh pihak yang mengatasnamakan ahli waris.

Pemkot Pontianak Bikin Laporan ke Polisi Atas Penyegelan SD Negeri 41 Pontianak Utara

Rantai besar dan gembok berukuran mengikat pintu gerbang sekolah.

Pada pagar sekolah terdapat baliho besar bertuliskan "MOHON MAAF SEKOLAH INI KAMI SEGEL!!!"

"UNTUK SEMENTARA KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR DI SDN 41 INI KAMI HENTIKAN, DIKARENAKAN BELUM ADA KEJELASAN DARI PIHAK PEMERINTAH KOTA PONTIANAK BERKAITAN DENGAN KEWAJIBANNYA MEMBERIKAN GANTI RUGI LAHAN YANG TELAH DIGUNAKAN SEJAK TAHUN 1976 HINGGA SAAT INI"

"BARANG SIAPA YANG MERUSAK ATAU MEMBUKA SEGEL INI, KAMI AKAN MENUNTUT MELALUI JALUR HUKUM"

Kepala SDN 41 Pontianak Utara Nuryanti yang berada di lokasi mengatakan bahwa penyegelan ini dilakukan pihak ahli waris pada Minggu 18 September 2022.

Saat ini aktivitas belajar mengajar di sekolah tersebut di liburkan sementara waktu.

"Disegel nya Minggu pagi kemarin pada sekira pukul 11.00, dan saya sudah berkoordinasi dengan dinas untuk hari ini diliburkan dahulu,"ujarnya.

Penyegelan ini dikatakannya bukanlah kali pertama, pada tanggal 8 Agustus 2022 lalu penyegelan juga pernah dilakukan kemudian dibuka.

Dengan disegelnya SDN 41 Pontianak Utara ini, diakuinya bahwa proses belajar mengajar dari lebih 400 siswa terganggu. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved