Longsor PETI

Misteri Lokasi Longsor di Kawasan Diduga PETI, Kapolres Bengkayang Tunggu Locus Delicti

"Untuk sementara, kami amankan empat mesin pompa air. Sambil menunggu kepastian locus delicti-nya apakah masuk Bengkayang atau Sambas," ujar AKBP Dr.

Penulis: Rizki Kurnia | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA/Dok. Pos SAR Sintete
Petugas gabungan melakukan pencarian korban longsor di lokasi diduga PETI di dekat Dusun Secepu, Desa Kinande, Kecamatan Lembah Bawang, Kabupaten Bengkayang. r di lokasi diduga PETI di dekat Dusun Secepu, Desa Kinande, Kecamatan Lembah Bawang, Kabupaten Bengkayang. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Lokasi pasti tempat terjadinya insiden longsor yang berada dikawasan diduga Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) hingga menewaskan empat warga pendulang emas masih menjadi misteri.

Pasalnya, kejadian tersebut terjadi di pedalaman hutan yang berbatasan langsung antara Kabupaten Bengkayang dan Kabupaten Sambas di Kalimantan Barat.

Kapolres Bengkayang, AKBP Dr. Bayu Suseno menjelaskan, pihaknya masih menunggu kepastian locus delicti atau lokasi kejadian perkara tersebut terjadi.

Polres Bengkayang Amankan Mesin Pompa Air dan Periksa Saksi dari Lokasi Longsor

"Untuk sementara, kami amankan empat mesin pompa air. Sambil menunggu kepastian locus delicti-nya apakah masuk Bengkayang atau Sambas," ujar AKBP Dr. Bayu Suseno, Senin 19 September 2022.

Menurut penuturannya, penentuan lokasi pasti kejadian musibah longsor tersebut dikeluarkan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.

"Karena tapal batas antara kedua Kabupaten sudah bertahun-tahun tidak selesai-selesai," tukasnya.

Untuk diketahui, tempat terjadinya longsor tersebut berada di pedalaman hutan antara Kecamatan Selakau Timur di Kabupaten Sambas dan Kecamatan Lembah Bawang di Kabupaten Bengkayang. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved