Kapolres Terima Audiensi Pengurus Ikatan Pelajar Muhammadiyah Mempawah

Kapolres Mempawah, AKBP Fauzan Sukmawansyah, yang menerima secara langsung audiensi tersebut, menyampaikan terima kasih

Penulis: Ramadhan | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa/(Dok. Polres Mempawah)
Kapolres Mempawah, AKBP Fauzan Sukmawansyah, menerima audiensi Pengurus Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kabupaten Mempawah, di ruang kerja Kapolres, Senin 19 September 2022. (Dok. Polres Mempawah) 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Kapolres Mempawah, AKBP Fauzan Sukmawansyah, menerima audiensi Pengurus Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kabupaten Mempawah, di ruang kerja Kapolres, Senin 19 September 2022.

Hadir dalam audiensi tersebut Perwakilan Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Mempawah, Syahrul Ainulrafiq, Ketua Ikatan Pelajaran Muhammadiyah (IPM), Ferdi Ardiandy, dan Bendahara IPM, Imelda Olyvia.

Pada kesempatan tersebut, Perwakilan DPD Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Mempawah, Syahrul Ainulrafiq menyampaikan beberapa hal.

Yakni terkait Pengurus Daerah Ikatan Pelajaran Muhammadiyah (IPM) Kabupaten Mempawah yang baru selesai menyelenggarakan Musda dan telah memilih struktur kepengurusan yang baru.

Baca juga: Rangkain Ritual Adat Pada Puncak Robo-robo di Mempawah Rabu 21 September 2022

Kemudian Syahrul Ainulrafiq menyampaikan pada 13 Oktober 2022 mendatang, di MCC akan dilaksanakan pelantikan pengurus yang terpilih, kemudian akan dilanjutkan dengan seminar tentang narkoba dan kenakalan remaja.

Berkaitan dengan agenda tersebut, mereka menyampaikan permohonan dukungan untuk pemberian materi pada acara seminar tersebut.

Kapolres Mempawah, AKBP Fauzan Sukmawansyah, yang menerima secara langsung audiensi tersebut, menyampaikan terima kasih dan kebanggaan atas kedatangan Ikatan Pelajaran Muhammadiyah Kab Mempawah.

"Kita akan mendukung rencana kegiatan seminar yang akan dilaksanakan. Terkait dengan materi seminar yang akan disampaikan, selain terkait narkoba dan kenakalan remaja, agar mengangkat juga tentang media sosial, mengingat saat ini adalah era digital, agar remaja bisa dewasa dalam bermedia sosial," terang Kapolres.

"Beberapa materi yang mungkin bisa diangkat tentang media sosial yakni, tidak terpengaruh berita hoax yang beredar di media sosial, tidak terpengaruh dengan hal-hal negatif media sosial seperti judi online/slot, kecanduan game, konten-konten negatif dan lain-lain, sehingga menjadi smart people di era smartphone," terangnya lagi.

Kapolres Mempawah mengharapkan juga agar Pemuda, mahasiswa dan pelajar Kabupaten Mempawah juga harus menyiapkan diri, dimana kedepan Mempawah yang sudah memiliki pelabuhan internasional memiliki peluang yang sangat besar di bidang ekonomi.

"Jangan sampai karena ketidak siapkan kita sehingga kedepan melakukan aksi-aksi unjuk rasa tuntutan," tutupnya. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved