BPS Kayong Utara Siap Kerahkan Petugas Data Regsosek Masyarakat

“Pengumpulan data akan dilaksanakan pada tanggal 15 Oktober sampai tanggal 14 November 2022. Metode pengumpulan dilaksanakan secara menyeluruh door to

Penulis: Jovi Lasta | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/JOVI LASTA
BPS Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat, Gelar Rakor pendataan awal registrasi sosial ekonomi (Regsosek) 2022 di aula Mahkota Hotel Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Kalbar. Senin 19 September 2022. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONG UTARA - Badan Pusat Statistik Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat melaksanakan rapat koordinasi pendataan awal registrasi sosial ekonomi (Regsosek) 2022 Mencatat untuk Membangun Negeri satu data Program Perlindungan Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat di aula Mahkota Hotel Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Kalbar. Senin 19 September 2022.

Kegiatan ini dihadiri langsung Sekda Kayong Utara Hilaria Yusnani, Forkopimda, OPD Kayong Utara, Instansi Vertikal, Para Narasumber serta para hadirin.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat, Sugeng Junedi menyampaikan bahwa pengumpulan data terkait hal tersebut akan segera dilaksanakan.

“Pengumpulan data akan dilaksanakan pada tanggal 15 Oktober sampai tanggal 14 November 2022. Metode pengumpulan dilaksanakan secara menyeluruh door to door dan dilengkapi geotag, sehingga nanti selain mendapatkan data penduduk berikut dengan informasi kondisi sosial ekonominya, juga diketahui lokasi dan foto kondisi bangunan fisik pada penduduk yang dicirikan miskin,” terang Sugeng pada sambutannya.

Wabup Effendi Harap Regsosek BPS Cakup Seluruh Masyarakat Kayong Utara

Hal ini sebagai upaya, dalam mengumpulkan data awal untuk registrasi sosial ekonomi (Regsosek) 2022.

“Output ini tentu nantinya akan membantu memudahkan dalam identifikasi dan intervensi oleh Pemerintah Daerah, dan informasi yang dikumpulkan tentu bisa digunakan untuk berbagai program, bukan hanya perlindungan sosial, namun juga pemberdayaan seluruh masyarakat,” ujarnya.

Untuk itu, pihak BPS Kayong Utara bersiap mengerahkan petugas dalam melaksanakan pendataan ini.

“Jumlah petugas pengumpul data di Kayong Utara sebanyak 198 petugas. Petugas lapangan, terdiri dari pegawai BPS dan mitra BPS yang direkrut dari desa atau kelurahan setempat,” tambahnya.

“Petugas akan dilatih secara khusus dengan tata kelola dan instruktur yang professional. Kami berharap, dukungan dari berbagai pihak untuk sosialisasi dan penyebarluasan informasi agar nantinya para petugas dapat diterima dengan baik di lapangan,” tutup Sugeng. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved