Warga Singkawang Tenggelam di Sungai Mandai Kapuas Hulu

"Dalam kecelakaan air itu melibatkan 4 orang menggunakan mesin tempel 3,3 PK perahu kayu, dimana 3 orang selamat langsung mendapatkan perawatan medis,

Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Net
Ilustrasi tenggelam 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Telah terjadi kecelakaan air di Sungai Mandai wilayah Desa Jongkong Mandai, Kecamatan Bika, Kabupaten Kapuas Hulu, Sabtu 17 September 2022 pukul 17.00 WIB.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas Hulu, Gunawan menyatakan kecelakaan air tersebut membuat satu orang diduga masih tengelam di Sungai Mandai, Kecamatan Bika.

"Dalam kecelakaan air itu melibatkan 4 orang menggunakan mesin tempel 3,3 PK perahu kayu, dimana 3 orang selamat langsung mendapatkan perawatan medis, dan 1 orang hingga saat ini belum ditemukan, masih dalam pencarian," ujarnya kepada Tribun Pontianak, Minggu 18 September 2022.

Tenggelam, Warga Sintang Ditemukan Mengapung di Sungai Kapuas Sanggau

Sedangkan kronologi kejadian 4 orang korban yaitu Generius Albert usia 26 tahun (warga Desa Jongkong Mandai), Arian usia 21 tahun (Desa Jongkong), Agustinus Apin usia 26 Tahun (warga Desa Jongkong Mandai), dan Ket Sun usia 21 tahun (warga Desa Melayu Kecamatan Singkawang Barat Kota Singkawang), membawa bahan untuk membangun tower jaringan telekomunikasi, menggunakan perahu kayu dengan mesin tempel 3,3 PK.

Dimana tower jaringan telekomunikasi tersebut dibawa dari Desa Melapi Mandai melewati sungai mandai dibawa ke Desa Jongkong Mandai, dalam perjalanan perahu yang ditumpangi 4 orang korban tersebut tiba-tiba karam.

"Setelah perahu mereka karam dari 4 orang korban, hanya 1 orang masih belum ditemukan, dan diduga masih tenggelam ke sungai mandai yaitu atas nama Ket Sun usia 21 tahun (warga Desa Melayu Kecamatan Singkawang Barat Kota Singkawang)," ucapnya.

Tambah Gunawan, pada saat kejadian 3 orang korban mampu menyelamatkan diri atau berenang ke tepian sungai, sedangkan 1 orang tidak mampu dan diduga tenggelam dibawa arus air sungai mandai.

"Saat ini tim gabungan bersama masyarakat masih melakukan pencarian korban yang sudah tenggelam di sungai Mandai, dan mudah-mudahan segera ditemukan," ungkapnya. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved