Pemilu 2024

Tahapan Pemilu 2024, Politikus PKS Setuju Usulan Megawati Nomor Urut Parpol Pemilu 2024 Tak Berubah

Meski menerima usulan tersebut sebagai ide yang baik, Mardani memberi catatan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebelum menerima usulan Megawati.

Kompas/Sabrina Arsil
Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera menyebut jika ide yang diusulkan oleh ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri kepada KPU tentang nomor urut Parpol Pemilu 2024 tak berubah dapat diterima dan merupakan ide yang bagus, meski begitu Mardani juga memberi saran agar KPU tetap menerima saran dari Partai baru terkait hal ini. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera ( PKS ) Mardani Ali Sera mengatakan usulan Ketua Umum PDI Perjuangan ( PDIP ) Megawati Soekarnoputri tentang nomor urut Partai Politik untuk Pemilu 2024 tidak berubah merupakan ide bagus.

Diketahui sebelumnya Ketua umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri sempat menyinggung penetapan nomor urut dipemilu 2024 tidak berubah dengan pertimbangan menghemat alat peraga kampanye.

Hal ini lantaran setiap pemilu alat peraga kampanye akan diubah dan menurut Megawati hal ini akan membebankan Parpol itu sendiri.

Pertimbangan ini dikatakan Megawati jika nomor urut Parpol tak berubah maka Parpol tersebut bisa menggunakan alat kampanye tahun sebelumnya ( Pemilu 2024 ).

Tahapan Pemilu 2024, Megawati Berharap Nomor Urut Partai Politik Saat Pemilu 2024 Tak Diubah!

Tanggapan akan hal ini disampaikan Anggota Komisi II DPR RI Sekaligus Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera ( PKS ) Mardani Ali Sera.

 “Kalau buat saya ide yang bagus,” ujar Mardani kepada wartawan Sabtu 17 September 2022

Tanggapan Mardani atas pernyataan Megawati dikatakannya dapat diterima mengingat apa yang dikatakan oleh Ketua Umum PDI Perjuangan tersebut tidak bertentangan dengan konstitusi.

Meski menerima usulan tersebut sebagai ide yang baik, Mardani memberi catatan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebelum menerima usulan Megawati.

Mardani memberi saran kepada KPU agar memikirkan nasib Parpol baru yang belum pernah ikut Pemilu, hal ini bertujuan agar semua parpol merasa diperlakukan sama oleh KPU.

“Kan gini, equal treatment-nya kan perlu, oke sembilan partai ini lolos, misalkan, nomornya tetap, tapi partai baru nomornya  kan berubah, Nanti partai baru bilang, enggak adil dong, kami baru dikenal, mereka sudah,” jelas Mardani.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved