Pemkot Pontianak Berupaya Tuntaskan Pembangunan Jalan Paralel Sungai Jawi

Saat ini, pihaknya fokus menuntaskan persoalan di lapangan seperti untuk pembebasan lahan yang membutuhkan anggaran cukup besar.

TRIBUNPONTIANAK/MUHAMMAD LUTHFI
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak terus berupaya untuk menuntaskan pembangunan Jalan Paralel Sungai Jawi Pontianak Kalimantan Barat, Minggu 18 September 2022.

Namun memang disampaikan oleh Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono, bahwa pembangunan Jalan Paralel tersebut dilakukan secara bertahap.

"Saat ini sedang tahap persiapan dan memang bertahap, tidak sekaligus. Karena ada kendala lahan untuk dituntaskan. Tapi kalau untuk beberapa segmen bisa dikerjakan," jelasnya.

Edi Rusdi Kamtono Lakukan Peletakan Batu Pertama Musholla Abdul Malik Mu LPP Asadiyah Pontianak

Wako Edi memastikan, bahwa pembangunan Jalan Paralel Sungai Jawi tersebut bisa segera rampung.

Saat ini, pihaknya fokus menuntaskan persoalan di lapangan seperti untuk pembebasan lahan yang membutuhkan anggaran cukup besar.

Sehingga pembangunan yang akan dikerjakan ialah lahan yang sudah disp dibangun dan sudah dianggarkan.

Kita sesuaikan stepsetep yang sudah dianggap sudah bisa dikerjakan itulah kita anggarkan.

"Dalam pelaksanaan penataan jalan paralel Sungai Jawi ini yang terpenting adalah bagaimana bisa menyelesaikan persoalan di lapangan sehingga ketika ada anggaran bisa langsung dikerjakan," paparnya.

Untuk itu, Pemerintah Kota Pontianak terus berupaya untuk melakukan pendekatan-pendekatan kepada masyarakat yang memiliki lahan terkena pembangunan Jalan Paralel.

Pasalnya dalam pembebasan lahan untuk pembangunan itu, warga ada yang meminta ganti rugi secara total sehingga memerlukan biaya yang cukup besar. Namun kata Edi, untuk penghitungan biayanya adalah pihak apraisal.

"Maka kita masih menunda. Kalaupun anggaran dari APBD Kota Pontianak mencukupi mungkin bisa ditargetkan satu tahun selesai. Sehingga bisa lebih cepat berfungsi," jelasnya.

Lebih lanjut Wako Edi menerangkan, bahwa sisa Jalan Paralel Sungai Jawi yang belum selesai kisaran 600 meter saja untuk menebus ke jalan Gusti Hamzah atau Jalan Pancasila.

"Karena nanti Jalan Paralel Sungai dari Gertak 1 sampai Jalan Dr. Wahidin akan tembus," ungkapnya

Untuk perhitungan biaya pembebasan lahan yang menghitung adalah apraaissal. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved