Prajurit Satgas Pamtas RI-MLY Yonif 645/Gty Bantu Menandu Warga yang Sakit di Perbatasan

Sesuai arahan dari bapak Kasad bahwa TNI AD harus hadir ditengah-tengah kesulitan masyarakat dan senantiasa harus menjadi solusi

Penulis: Hendri Chornelius | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa/Satgas Pamtas
Prajurit Pos Gun Tembawang Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 645/Gty dipimpin Danpos Letda Inf J A Sinaga beserta empat orang anggota dan masyarakat saat menandu warga yang sakit di Dusun Gun Tembawang, Desa Suruh Tembawang, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalbar, Jumat 16 September 2022. Satgas Pamtas. Ist 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Prajurit Pos Gun Tembawang Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 645/Gty dipimpin Danpos Letda Inf J A Sinaga beserta empat orang anggota memberikan bantuan pengobatan gratis kepada warga masyarakat perbatasan, khususnya wilayah Dusun Gun Tembawang, Desa Suruh Tembawang, Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalbar, Jumat 16 September 2022.

Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 645/GTY Letkol Inf Hudallah mengatakan bahwa pada saat pengobatan gratis berlangsung ada salah seorang warga yang melaporkan ke Wadan Pos Guntembawang Satgas Pamtas Yonif 645/Gty yaitu Sertu Kholik, bahwa ada warga yang sedang sakit keras.

Selanjutnya Sertu kholik melanjutkan laporannya ke Danpos Guntembawang Letda Inf JA Sinaga, untuk segera menindak lanjuti laporan tersebut.

Kemudian Danpos Guntembawang selanjutnya melaporkan kepada Dan SSK 4 Lettu Inf Harris Verbiyan, Dan SSK 4 memerintahkan kepada jajaran posnya khususnya Pos Guntembawang untuk segera membantu dengan maksimal terhadap warga yang sedang membutuhkan pertolongan tersebut.

"Seorang warga yang sakit tersebut bernama KN, warga tersebut menderita sakit ambeyen yang cukup parah, sehingga menyebabkan beliau tidak bisa duduk, sehingga terpaksa harus ditandu secara bergantian oleh anggota Pos Guntembawang dengan warga sekitar dari tapal batas (Patok F 147) sampai ke Dusun Guntembawang. Dan diistirahatkan sebentar dirumah seorang warga sembari nenunggu kedatangan Ambulance,"ujarnya

Kepala Rutan Sanggau Kopi Morning Bersama WBP Rutan Sanggau

"Sesuai arahan dari bapak Kasad bahwa TNI AD harus hadir ditengah-tengah kesulitan masyarakat dan senantiasa harus menjadi solusi. Maka kami satgas pamtas menerapkannya pada kesempatan kali ini, yaitu bantu masyarakat yang sedang kesusahan atau warga yang sakit keras kita bantu tandu untuk berobat,"jelasnya.

"Karena disini jauh dengan Puskesmas, kita harus bawa ke Kecamatan dan itu cukup jauh belum lagi kondisi jalan yang belum bisa dilalui kendaraan roda empat seperti ambulans, makanya kami melakukan dengan cara lain yaitu kita tandu sampai ketempat yang bisa dilalui ambulans,"tambahnya.

Walaupun cukup melelahkan, karena ini adalah tugas kami sebagai TNI diperbatasan harus bisa membantu atau menolong warga perbatasan yang sedang dalam kesusahan/kesulitan.

"Dan sekaligus memberikan contoh terhadap masyarakat sekitar bahwa kita manusia sejatinya harus saling tolong menolong terhadap sesama makhluk, disinilah kami tulus dan ikhlas dari hati nurani yang terdalam bersama warga dengan menggunakan cara tandu inilah kami mengabdi kepada negara dan masyarakat diperbatasan,"ujarnya. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved