Pemilu 2024

Hasil Survei SMRC : Sejauh Ini Puan Belum Kompetitif, Tapi Punya Peluang Calon Saat Pilpres 2024!

Saiful menyatakan bahwa PDIP adalah partai terbesar dan kalau tidak ada kesalahan kebijakan dan langkah-langkah politik yang keliru.

TRIBUNNEWS/JEPRIMA
Ketua DPR Puan Maharani memberikan keterangan pers terkait penyerahan Surat Presiden (Surpres) kepada DPR di media center DPR, Jakarta Pusat, Rabu 3 November 2021. Puan Maharani menyatakan, aturan baru pencairan JHT sudah sesuai peruntukan tapi tidak sensitif dengan kondisi masyarakat.-Survei SMRC Terbaru menemukan jika Puan Maharani belum kompetitif jika calon presiden saat ini akan tetapi punya peluang di Pilpres 2024 mendatang. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Siful Mujani Research And Consulting ( SMRC ) merilis hasil survei terhadap pelaku pemilih dan tokoh politik yang disimulasikan akan maju di Pilpres 2024 mendatang, Hasil temuan SMRC ditayangkan melalui Program bedah politik bersama Saiful Mujani dengan Tajuk Siapa Calon Presiden 2024? yang terpantau dari kanal YouTube SMRC, Jumat 16 September 2022.

Hasil survei yang disampaikan pendiri SMRC, Prof. Saiful Mujani, tersebut menunjukkan bahwa dalam periode Maret 2021 sampai Agustus 2022 dengan format semi terbuka, pergerakan suara Puan tidak signifikan, dari 0,5 persen menjadi 1 persen.

Sementara Ganjar Pranowo bergerak dari 8,8 persen menjadi 25,5 persen, Prabowo dari 20 persen menjadi 16,7 persen, dan Anies Baswedan dari 11,2 persen menjadi 14,4 persen.

Saiful menyatakan bahwa PDIP adalah partai terbesar dan kalau tidak ada kesalahan kebijakan dan langkah-langkah politik yang keliru.

Dalam posisi seperti itu, akan sangat bagus, seperti sekarang, presidennya juga didukung oleh PDIP, meski punya peluang menang akan tetapi hasil survei SMRC tersebut menyebut jika Puan Maharani belum kompetitif untuk Pilpres 2024.

Pemilu 2024, Survei Kedai Kopi : Elektabilitas Puan Maharani Unggul Sebagai Capres Perempuan

Survei ini dilakukan secara tatap muka pada 5-13 Agustus 2022. Populasi survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia yang punya hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang sudah berusia 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan.

Dari populasi itu dipilih secara random (stratified multistage random sampling) 1220 responden.

Response rate sebesar 1053 atau 86 persen. Margin of error survei dengan ukuran sampel tersebut diperkirakan sebesar ± 3,1 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen (asumsi simple random sampling

Mereka membutuhkan waktu yang lebih lama untuk memutuskan, Karena diharapkan calonnya adalah jadi. Dan logisnya partai apa pun dalam kontestasi menang.

Lebih jauh Saiful menjelaskan bahwa Puan digadang-gadang untuk jadi calon, itu sangat logis karena beliau adalah pimpinan partai. Barangkali dia adalah orang kedua terpenting di PDIP setelah Megawati.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved