BWF Perkenalkan AirBadminton, Apa itu AirBadminton? Main Badminton Tak Perlu Lagi Ruangan Tertutup

Komite Olimpiade Nasional (NOC) juga dapat mengkualifikasikan atlet melalui Kompetisi Kualifikasi Lima Kontinental yang akan digelar pada awal 2023.

BWF
Atlet Bulutangkis bermain di Pantai 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) memperkenalkan AirBadminton.

AirBadminton merupakan jenis olahraga pengembangan baru yang dirancang untuk menciptakan peluang bagi orang-orang dari segala usia dan kemampuan untuk bermain bulu tangkis diberbagai tempat.

Baik di permukaan keras, rumput, dan pasir di taman, kebun, jalan, taman bermain, dan pantai di seluruh dunia.

Dengan demikian maka untuk memainkannya pun tak lagi perlu dengan ruangan tertutup seperti pada umumnya.

Shuttlecock pun berbeda pada biasanya dengan lebih tahan terhadap angin.

Kebijakan Baru BWF, Pasangan The Minions Runtuh Dari Peringkat 1 Ganda Putra Dunia

BWF dan Asosiasi Komite Olimpiade Nasional (ANOC) telah merilis sistem kualifikasi untuk debut AirBadminton di ANOC World Beach Games di Bali, Indonesia dari 5-12 Agustus 2023.

AirBadminton di Bali 2023 akan menampilkan 72 atlet (36 pria dan 36 wanita) di empat cabang perebutan medali: Ganda Putra, Ganda Putri, Ganda Campuran, dan Relay Beregu Campuran.

Relay Beregu Campuran dan Ganda Campuran akan menampilkan atlet yang sudah lolos ke Ganda Putra dan Putri.

Tempat kuota untuk Ganda Putra dan Putri akan didasarkan pada Peringkat Tim Dunia BWF resmi per 2 Januari 2023.

Komite Olimpiade Nasional (NOC) juga dapat mengkualifikasikan atlet melalui Kompetisi Kualifikasi Lima Kontinental yang akan digelar pada awal 2023.

Daftar Pebulutangkis Indonesia yang Turun di Dua Turnamen Badminton Internasional di Yogyakarta

General Secretary BWF Thomas Lund
General Secretary BWF Thomas Lund (Tribunnnews/Superball.id)

Negara tuan rumah Indonesia dijamin satu kali masuk Men's Triples dan satu Women's Triples asalkan mereka memenuhi kriteria kelayakan atlet.

Sekretaris Jenderal BWF Thomas Lund mengatakan ini adalah tonggak penting bagi olahraga ini setelah peluncuran AirBadminton pada Mei 2019.

“AirBadminton di atas pasir memberikan tingkat permainan yang menarik, terampil, intens, dan dengan sejarah bulu tangkis yang membanggakan di Indonesia, kami berharap penampilan World Beach Games pertama kami di Bali menjadi sesuatu yang mendebarkan,” katanya dilansir dari laman BWF.

“Saya mendorong pemain dari seluruh dunia untuk menghubungi Asosiasi Nasional dan NOC mereka untuk mengetahui bagaimana cara terlibat. Anda bisa menjadi pemain tingkat nasional saat ini, atau bahkan juara yang baru saja pensiun.

“Kami ingin sebanyak mungkin orang mencoba AirBadminton. Ini adalah jalan baru dalam persaingan. Kami melihat itu akan tumbuh sangat cepat, dan melihat Bali 2023 sebagai batu loncatan yang bagus untuk lebih banyak turnamen dan partisipasi yang lebih besar.” katanya.

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved