Seorang Pria Dibekuk Polisi Diduga Tipu Pengurusan Surat Cerai, Kerugian Korban Jutaan Rupiah

Pelapor menghubungi AM melalui Via HP untuk menanyakan surat cerai yang di urusnya, akan tetapi nomor HP AM sudah tidak aktif lagi.

Editor: Jamadin
Dok. Polsek Ambawang
Tersangka dan barang bukti akta nikah diamankan polisi 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Lama melarikan diri, pria inisial AM (38) tahun dibekuk Kepolisian Sektro Ambawang di rumah kontrakannya Jalan Padat Karya Kecamatan Pontianak Timur pada hari Kamis 8 September 2022 jam 23.00 Wib.

Juma'Iyah (31) tahun korban yang berkali-kali di tipu AM dalam pegurusan surat cerai hingga mengalami kerugian sebesar Rp. 6.500.000, sehingg membuat berang korban dan melaporkan kejadian tersebut kepihak Kepolisian Sektor Sungai Ambawang dengan Laporan Polisi Nomor : LP/B/316/ IX / 2022 / KALBAR / RES KUBU RAYA / SEK SUNGAI Ambawang Tanggal 09 September 2022.

" Benar kami mengamankan seorang pria berinisial AM (38) tahun, AM diduga melakukan Tindak Pidana Penipuan terhadap Juama'Iya (31), AM kami amankan di rumah kontrakannya bertempat di Jalan Padat Karya Kecamatan Pontianak Timur pada hari Kamis  8 September 2022 jam 23.00 Wib, kata Kapolsek Sungai Ambawang IPDA Surya Boy Michael Sihaloho, S.Tr.K., di ruang kerjanya Rabu 15/9/22.

Baru Saja Melahirkan Anak Pertamanya dengan Andre Irawan, Roro Fitria Gugat Cerai Suami

Kronologi awal, si AM ini menawarkan jasa pengurusan surat cerai kepada korban, selanjutnya AM meminta sejumlah uang sebesar Rp. 500.000 untuk registrasi ke kantor pengadilan agama.

Pada bulan Februari 2022 AM kembali meminta sejumlah uang kembali kepada korban sebesar Rp 700.000, pada bulan Maret 2022 AM kembali meminta sejumlah uang ke korban dengan alasan yang sama yakni pengurusan surat cerai dikantor Agama sebesar Rp. 1.000.000  dan korban memberikan uang tersebut kepada AM.

"Selanjutnya di tanggal 29 Mei 2022, AM menghubungi korban melalui via HP untuk meminta sejumlah uang sebesar Rp. 2.500.000 oleh pelapor disanggupi dengan meberikan uang tersebut ke AM via transfer," terang Boy

Akibat kejadian tersebut Pelapor mengalami kerugian sebesar Rp. 6.500.000. 

Lebih dalam Boy menerangkan, Pelapor menghubungi AM melalui Via HP untuk menanyakan surat cerai yang di urusnya, akan tetapi nomor HP AM sudah tidak aktif lagi.

"Atas kejadian tersebut korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sungai Ambawang," kata Boy

" AM saat ini sudah kami amankan di Polsek Sungai Ambawang untuk dilakukan penyidikan dan penyelidikan dan barang bukti yang di amankan dari AM berupa 2 buah buku nikah dan 1 buah kartu ATM Bank BCA," imbuhnya.

"Kami dari Polsek Sungai Ambawang menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Kubu Raya terkhusus warga Kecamatan Sungai Ambawang, untuk tidak melakukan pengurusan surat-surat penting apa pun itu kepada calo, agar pengurusan surat menyurat langsung kepada yang berwenang agar tidak terjadinya perkara penipuan, tutupnya

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved