Tiga Dari Sembilan Kecamatan di Kabupaten Mempawah Tidak Terkontaminasi Kasus PMK

Dari enam kecamatan yang terkontaminasi kasus PMK tersebut, dua diantaranya paling tinggi kasus yakni Mempawah Timur dan Sungai Pinyuh.

Penulis: Ramadhan | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/RAMADHAN
Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) Kabupaten Mempawah, Tika Nurhayati. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) Kabupaten Mempawah, Tika Nurhayati, menyebut, ada tiga Kecamatan yang tidak terkontaminasi kasus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak berkuku belah.

"Hingga saat ini dari sembilan Kecamatan yang ada di Kabupaten Mempawah, tiga di antaranya aman tidak ada terkontaminasi dari paparan virus PMK, yakni Toho, Sadaniang, dan Segedong," ujarnya, Selasa 13 September 2022.

Menurutnya, sejauh ini yang ada kasus PMK hanya di enam Kecamatan di Kabupaten Mempawah, yakni Kecamatan Jongkat, Mempawah Hilir, Mempawah Timur, Sungai Pinyuh, Anjongan, dan Sungai Kunyit.

Dari enam kecamatan yang terkontaminasi kasus PMK tersebut, dua diantaranya paling tinggi kasus yakni Mempawah Timur dan Sungai Pinyuh.

Kabid Peternakan DPKPP Sebut Kasus PMK di Kabupaten Mempawah Sudah Nihil

"Kecamatan yang paling tinggi kasus PMK ada di Kecamatan Mempawah Timur dan Sungai Pinyuh. Yakni Mempawah Timur sempat ada 187 kasus namun sembuh semuanya. Kemudian Sungai Pinyuh dengan 183 kasus, 1 mati, dan 13 dipotong," terangnya jelas.

Namun, Tika juga memastikan, untuk saat ini Kabupaten Mempawah tidak ada tambahan kasus PMK.

"Jadi kalau saat ini Kabupaten Mempawah sudah nihil kasus, belum ada kita dapat laporan terkait kasus baru, jadi sementara sudah aman. Namun kita terus melakukan monitoring di lapangan dan sekaligus melakukan vaksinasi pada hewan," tutupnya. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved