Lokal Populer

Kunjungan Majelis Islam Sarawak (MIS) Malaysia ke Kabupaten Sambas

Sambas dan Kuching adalah saudara karena merupakan satu rumpun. Jika merunut sejarah, maka perjalanan sejarah kesamaan Sambas dan Serawak tak terpisah

TRIBUNPONTIANAK/Imam Maksum
Ketua Rombongan Majelis Islam Serawak (MIS) Malaysia, Datuk Haji Misnu Bin Haji Taha, memberikan sambutan pada kunjungan ke Kantor Bupati Sambas, Senin 12 September 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Bupati Sambas H Satono menyambut rombongan Majelis Islam Sarawak yang berkunjung ke Kabupaten Sambas dalam rangka silaturahmi di Kantor Bupati Sambas Senin 12 September 2022.

Bupati Sambas H Satono mengucapkan terima kasih atas silaturahmi tersebut. Dia menjelaskan bahwa semoga akan terjalin terus menerus silaturahmi dalam rangka meneguhkan persatuan.

"Ribuan terima kasih kami mengucapkan atas kunjungan silaturahim dari Rombongan Negeri Sarawak. Mudahan ini bukan terakhir," ucap Satono.

Satono menjelaskan, Sambas dan Kuching adalah saudara karena merupakan satu rumpun. Jika merunut sejarah, maka perjalanan sejarah kesamaan Sambas dan Sarawak tak dapat terpisahkan.

Momentum Sidang Paripurna DPRD, Fraksi PKS Sambas Suarakan Tolak Kenaikan BBM Bersubsidi

"Banyak persamaan sedikit perbedaan, ini harus disatukan untuk menggeliatkan potensi yang bisa dikembangkan antara Indonesia dan Sarawak," ujarnya.

Dia menginginkan kesempatan itu adalah silaturahmi yang akan melanjutkan silaturahmi yang akan datang, dan terus berkelindan untuk saling bekerjasama.

"Terima kasih sudah datang untuk melihat potensi yang ada di Sambas. Sambas ini memiliki wilayah yang luas memiliki populasi penduduk yang luas kedua di Kalbar," katanya.

Belajar Zikir Ratib Saman

Rombongan Majelis Islam Sarawak (MIS) Malaysia berkunjung ke Kabupaten Sambas dalam rangka silaturahmi dengan Pemerintah Daerah Sambas. Lawatan tersebut dipimpin Datuk Haji Misnu Bin Haji Taha, Senin 12 September 2022.

Ketua rombongan MIS, Datuk Haji Misnu mengatakan bahwa pihaknya ingin mengetahui zikir Ratib Saman yang masih lestari di Kabupaten Sambas.

Kedatangan dia ke Kabupaten Sambas merupakan kali pertama. Dia berujar selama ini hanya mendengar nama Sambas namun belum pernah datang secara langsung.

"Ini pertama kali saya menginjakkan kaki di Negeri Sambas. Kemudian saya sering mendengar bahasa dan mendengar istilah bumi Sambas," katanya.

Dia menambahkan kedatangannya beserta rombongan MIS untuk merajut silaturahmi dengan masyarakat Sambas khususnya Pemimpin di daerah Sambas.

Di samping itu ia juga ingin mengenal lebih dekat budaya dan peninggalan bersejarah apa saja yang ada di Sambas.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved