Ratu Elizabeth Wafat

Kapan dan Dimana Ratu Dimakamkan? Acara Sebelum Ratu Elizabeth II Dimakamkan Senin 19 September 2022

Jenazah Ratu Elizabeth II disemayamkan selama satu malam di Istana Holyroodhouse di Edinburgh, ibu kota Skotlandia.

Editor: Marlen Sitinjak
Twitter@RoyalFamily
Anak-anak Ratu Elizabeth II mengadakan Vigil atau berjaga di samping peti mati, di Katedral St Giles, Edinburgh. Setelah 10 hari masa berkabung, jenazah Ratu Elizabeth II kemudian dimakamkan di samping pusara suaminya, Pangeran Philip, di Kapel St George, Kastil Windsor. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Inggris menjalankan masa berkabung setidaknya selama 10 hari, sejak Ratu Elizabeth II wafat pada Kamis 8 September 2022 lalu.

Setelah 10 hari masa berkabung, jenazah Ratu Elizabeth II kemudian dimakamkan di samping pusara suaminya, Pangeran Philip, di Kapel St George, Kastil Windsor.

Dilansir dari Kompas.com, sang ratu dikebumikan di kapel tempat di mana orangtuanya juga dimakamkan.

Publik akan mendapat kesempatan memberikan penghormatan kepada mendiang Ratu Elizabeth II selama empat hari sebelum dimakamkan.

Dilaporkan akan ada 2.000 tamu undangan yang menghadiri pemakaman Ratu Elizabeth, sedangkan jutaan lainnya akan menyaksikan dari TV.

Rekomendasi Film Terbaik Ratu Elizabeth II, Pimpin Negara Inggris di Masa Hidupnya

Pemakaman Ratu Elizabeth II akan berlangsung pada Senin 19 September 2022 nanti di Westminster Abbey, London, Inggris.

Ratu Elizabeth II meninggal di usia 96 di Kastil Balmoral, Skotlandia. Setelah Ratu Elizabeth II wafat, Pangeran Charles segera diproklamasikan sebagai Raja Inggris.

Sebagai ahli waris urutan pertama, Charles otomatis menjadi penerus takhta Kerajaan Inggris dengan gelar Raja Charles III, menggantikan Ratu Elizabeth II.

Dalam pernyataan yang dikeluarkan oleh Charles, dia menyebut kematian Ratu Elizabeth II sebagai momen kesedihan terbesar baginya dan semua anggota keluarga.

"Kami sangat berduka atas meninggalnya seorang penguasa yang disayangi dan seorang ibu yang sangat dicintai," kata Charles pada Jumat 9 September 2022, dikutip dari Kompas.com.

Kemudian Perdana Menteri Inggris Liz Truss mengatakan, bangsa akan menyambut kepala negara yang baru, Raja Charles III, sebagaimana dilansir Insider.

"Dengan keluarga raja, kami berduka atas kehilangan ibunya, dan saat kami berduka, kami harus bersatu sebagai rakyat untuk mendukungnya," kata Truss.

"Kami mengantarkan era baru dalam sejarah megah negara besar kami, persis seperti yang diinginkan Yang Mulia, dengan mengucapkan kata-kata, God Save the King," lanjut Truss.

Mengharukan, Kabar Terkini Anjing Kesayangan Milik Ratu Elizabeth II, Siapa yang Merawatnya?

Berikut rangkaian tahapan yang telah dan akan dilaksanakan dalam beberapa hari mendatang :

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved