Satono Serahkan SK Pengangkatan PPPK pada 852 Guru di Kabupaten Sambas

Bupati Satono mengucapkan selamat kepada para guru PPPK yang telah resmi menerima SK Pengangkatan sebagai Pegawai Pemerintah dan mengabdikan diri

Penulis: Imam Maksum | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Bupati Sambas H Satono menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan dan pengambilan sumpah jabatan kepada 852 orang guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Gedung Serbaguna, Desa Lumbang, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Sabtu 10 September 2022 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Bupati Sambas, H. Satono, menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan dan pengambilan sumpah jabatan kepada 852 orang guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Gedung Serbaguna, Desa Lumbang, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Sabtu 10 September 2022.

Bupati Satono mengucapkan selamat kepada para guru PPPK yang telah resmi menerima SK Pengangkatan sebagai Pegawai Pemerintah dan mengabdikan diri di tempat tugas masing-masing.

Dia berharap, seluruh guru PPPK yang diangkat hari ini, melaksanakan tugasnya dengan penuh semangat dan keihklasan.

"Hari ini adalah hari yang paling membahagiakan bagi saudara-saudara yang jumlahnya sangat banyak, ada 852 orang guru PPPK. Saya juga turut merasakan bahagia dan rasa haru, setelah perjuangan yang panjang akhirnya bisa menyerahkan SK Pengangkatan. Saya ucapkan selamat menjadi abdi negara dan bekerjalah dengan penuh semangat dan keihklasan," kata Bupati Satono.

Tinjau Pasar Tebas, Komisi II DPRD Sambas Siap Tindak Lanjut Hasil Kunker

Satono meminta maaf yang sebesar-besarnya atas nama Pemerintah Kabupaten Sambas kepada para guru PPPK yang baru menerima SK Pengangkatan dan pengambilan sumpah.

Sebab terjadi keterlambatan dan beberapa kendala yang harus diselesaikan terlebih dahulu sebelum dilakukan penyerahan SK.

"Atas nama pemerintah saya juga memohon maaf sebesar-besarnya kepada saudara sekalian. Saya sebagai Kepala Daerah berusaha semaksimal mungkin agar kalian semua mendapatkan haknya dan kita semua bisa mempercepat proses pembangunan sektor pendidikan di daerah melalui peran masing-masing," katanya.

Satono mengingatkan, bahwa guru sebagai tenaga pendidik punya peran penting dalam pembangunan sektor pendidikan di Kabupaten Sambas.

Setiap insan guru harus mampu melaksanakan tugas dengan penuh tanggungjawab dan ikhlas. Di era yang serba modern sekarang, seorang guru dituntut mampu menyesuaikan diri dengan perubahan teknologi.

"Guru adalah ujung tombak pembangunan. Pendidikan dan kesehatan adalah sektor paling penting dan vital dalam memajukan suatu daerah, jika guru dan tenaga kesehatan kurang maka dipastikan negara atau daerah tersebut akan lambat meraih kemajuan pembangunan yang diharapkan. Sesuai visi misi Sambas Berkemajuan," pungkasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved