Warga Pontianak Tenggara Merasa Terbantu dengan Bantuan Sembako yang Diserahkan Gubernur Kalbar

Hari ini berlangsung di Pontianak Selatan dan Tenggara dengan total 550 paket sembako yang telah diserahkan oleh Gubernur Kalbar dan Wako Pontianak.

Penulis: Anggita Putri | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ANGGITA PUTRI
Gubernur Sutarmidji menyerahkan bantuan kepada warga Pontianak Tenggara, Jumat 9 September 2022.// Anggita Putri 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Warga Kecamatan Pontianak Tenggara, Nur merasa sangat terbantu dengan adanya bantuan sosial ( Bansos ) yang diberikan oleh Pemprov Kalbar, terhadap dampak kenaikan BBM.

Sehari-harinya Nur bekerja menjual es. Warga RT 01/RW 5 ini mengatakan bahwa dalam pengambilan bantuan juga tidak ribet, dan tak perlu mengantri lama.

“Untuk syarat pengambilan bansos hari ini cukup membawa undangan dari Pak RT langsung, dan dari RT kami hanya empat orang saja yang dapat,”ujarnya usai pengambilan Bansos di Kantor Camat Pontianak Tenggara.

Tentu dikatakannya dengan ada bantuan ini sangat bagus, karena dampak BBM naik. Ia berharap semoga bantuan ini tidak hanya bulan ini saja, tapi dapat terus berlanjut nantinya.

Baca juga: Beberapa Wilayah Kalimantan Barat Berpotensi Banjir, BMKG Imbau Warga Tetap Waspada Hingga November

“Paket yang kami terima ini merupakan paket sembako untuk kebutuhan dapur,” ucapnya.

Memang dikatakannya untuk dampak kenaikan BBM untuk beberapa hari belum terasa karena baru, tapi diakuinya untuk harga telur sudah mulai naik.

“Hari ini belum terasa karena baru naik harga BBM,kita tidak tau nantinya gimana,”ucapnya.

Bantuan yang diterima warga secara simbolis diserahkan Gubernur Kalbar Sutarmidji, didampingi Wako Pontianak, Edi Kamtono di dua tempat yakni di Pontianak Selatan dan Tenggara, Jumat 9 September 2022.

Sutarmidji menyampaikan Pemerintah Provinsi Kalbar mendistribusikan berdasarkan data Pontianak dan telah disiapkan sekitar 2 ribu paket bantuan.

Ia mengatakn masyarakat yang terdaftar di DTKS dan betul-betul membutuhkan maka akan mendapatkan bantuan tersebut.

Setelah Pontianak, dikatakannya akan berlanjut ke Sambas, dan Kota Singkawang. Dengan total bantuan sosial yang disiapkan untuk Se- Kalbar ada 15- 20 ribu paket.

“Semuanya digratiskan. Dimana Pemprov Kalbar memiliki dua program yakni operasi pasar dan bantuan sembako,”ujarnya.

Operasi pasar dilakukan saat adanya lonjakan harga kebutuhan pokok. Misalnya beras, gula dan kebutuhan pokok lainnya.

“Paketnya terbatas jadi yang paling terdampak kita berikan bantuan sembako. Untuk dampak kenaikan BBM terhadap harga kebutuhan pokok baru akan nampak dua hingga tiga minggu pasca kenaikan harga BBM,” ujarnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved