Pemilu 2024

Tahapan Pemilu 2024, Partai Pandai Bacakan Isi Pokok Laporan di Bawaslu Terhadap KPU !

Ketua Majelis Sidang Puadi Dalam sidang tersebut, Puadi mempersilakan pelapor menyampaikan pokok-pokok laporan.

Bawaslu.go.id
Sidang dugaan Pelanggaran Adminitrasi KPU-Sidang dengan agenda pembacaan pelapor dari Partai Pandai terkait dugaan pelanggaran administrasi oleh KPU saat masa pendaftaran Parpol Calon peserta Pemilu 2024. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Badan Pengawas Pemilihan Umum ( Bawaslu ) menggelar sidang Dugaan Pelanggaran Administrasi Pemilu 2024 dengan agenda pembacaan laporan pelapor yaitu Partai Negeri Daulat ( Pandai ).

Pelapor yang mengajukan laporan pelanggaran Aministrasi ke Bawaslu adalah Farhat Abbas dengan terlapor Komisi Pemilihan Umum ( KPU ), dengan nomor laporan 011/PL/ADM/RI/00.00/VIII/2022

Ketua Majelis Sidang Puadi Dalam sidang tersebut, Puadi mempersilakan pelapor menyampaikan pokok-pokok laporan.

"Pokok-pokoknya saja ya, untuk legal standingnya kita sudah liat dan sudah baca," tegas Puadi 5 September 2022 dilansir dari situs resmi Bawaslu RI.

Kuasa Hukum Partai Pandai Muhammad Rizaldi dalam pokok-pokok laporannya membacakan, pihaknya mengalami kesulitan dalam memasukan data di Sistem Informasi Partai Politik ( Sipol ).

Tahapan Pemilu 2024, LSN : Elektabilitas Prabowo 97,6 persen di Susul Anies Baswedan 92,5 %

Apalagi, kata dia, beberapa gangguan kerap terjadi saat mengakses Sipol tersebut seperti server down, saat mengunggah tiba-tiba data hilang dan harus unggah kembali.

"Hal inilah yang dialami Partai Negeri Daulat Indonesia (Pandai) dalam menggunakan Sipol tersebut.

Gangguan tersebut dialami Pandai di wilayah DPD Papua, Papua Barat, Lampung, Jawa Timur, Ternate, Maluku, Jawa Barat, NTT sehingga syarat-syarat pendaftaran parpol belum bisa diupload karena mengalami gangguan," kata Kuasa Partai Pandai tersebut.

Terlapor yang diwakili anggota KPU Mochammad Afifuddin setelah menjawab pokok-pokok pelapor menegaskan terlapor menolak dengan tegas laporan terlapor.

"Terlapor secara tegas menolak seluruh dari laporan pelapor, secara tegas dan jelas dalam jawaban ini," tegasnya.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved