Lakukan Pengenalan Kurikulum Muatan Lokal Gambut dan Mangrove, di Beberapa Sekolah di Kubu Raya

"Pagi ini kita melakukan pengenalan awal, jadi ini launchingnya untuk Kurikulum Muatan Lokal Gambut dan Mangrove, kan ini sesuatu inisiatif dan trobos

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBURAYA - Kurikulum yang digagas oleh Icraf Indonesia dan Disdikbud lakukan pengenalan Muatan Lokal Gambut dan Mangrove di SMPN 12 Sungai Raya, pada hari Senin, 5 September 2022.

Kurikulum ini juga menjadi tahap uji coba yang akan berlaku di seluruh Sekolah di Kubu Raya, yang terfokus kepada Sekolah Menengah Pertama.

"Pagi ini kita melakukan pengenalan awal, jadi ini launchingnya untuk Kurikulum Muatan Lokal Gambut dan Mangrove, kan ini sesuatu inisiatif dan trobosan karena ini menyangkut bagaimana kita membangun presepsi dan prespektif mulai dari generasi anak-anak kita sehingga dia harus paham dan mengerti, "kata Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan.

Kegiatan ini juga sudah di inisiasi sejak tahun lalu bersama Icraf Indonesia dengan membentuk Kurikulum Muatan Lokal Gambut dan Mangrove.

"Kegiatan ini sudah kita inisiasi dari tahun lalu bersama icraf kita mengajak bagaimana ini menjadi muatan lokal, supaya inilah merdeka belajar sehingga anak-anak kita ini bisa beradaptasi dan bahkan mencari trobosan juga ide-ide yang membuat solusi bagi kehidupan mereka dengan tetap terjaga, "katanya.

Dengan adanya Kurikulum tersebut Muda berharap anak-anak mampu menghasilkan trobosan dan mempunyai pemikiran luas dengan memperkuat daya tahan lingkungan.

Kapolres Kubu Raya Pimpin Upacara Wisuda Purna Bhakti Personel Polres Kubu Raya

"Dan ini bisa menjadi sesuatu yang punya spesifik dan punya trobosan jadi diajak untuk berfikir luas hingga mendunia, juga saling memperkuat data tahan lingkungannya.

Ia juga mengatakan Kurikulum ini bertujuan untuk memperkaya dan memperkuat praktek-praktek di sekolah maupun masyarakat.

"Kurikulum ini juga sifatnya tinggal memperkaya dan memperkuat dari praktek-praktek yang ada di setiap sekolah, dan juga stek holder lain seperti kampus-kampus, baik dari mitra BUMN, Swasta yang bisa ikut berkontribusi, " ujarnya.

Korninator Icraf Indonesia Kalimantan Barat Andree Ekadinata Mengatakan siap membantu dalam menyusun Kurikulum Muatan Lokal dan Mangrove di Kabupaten Kubu Raya.

"Tingkat pendidikan seperti ini kita bantu Kabupaten Kubu Raya untuk bisa menyusun Kurikulum Muatan Lokal Gambut dan Mangrove kemudian membuat bahan ajarnya sekaligus memproduksi buku-buku bahan bacaan dan semua perlengkapan yang dibutuhkan untuk Mengajar kepada semua sekolah, "katanya.

Ia juga mengatakan Kurikulum ini merupakan tahap uji coba yang dimana pihaknya mendapatkan mandat langsung dari pemerintah Provinsi untuk diterapkan di Kubu Raya terlebih dahulu.

"Saat ini memang baru uji coba ya, kami diberikan mandat untuk bisa bekerja terlebih dahulu di Kubu Raya lewat saran dari pemerintah Provinsi pastinya, dengan harapan apa yang sudah dibangun di Kubu Raya ini bisa di tularkan ke Kabupaten lain yang juga memiliki ekosistem gambut, " terangnya. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved