Dinas Kesehatan Sebut Mempawah Aman dari Kasus Gigitan Anjing Rabies

Hingga saat ini belum ada laporan warga kita yang terinfeksi rabies akibat gigitan anjing

Penulis: Ramadhan | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK/ RAMADHAN
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mempawah, Jamiril. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mempawah, Jamiril, mengungkapkan sepanjang 2022 belum ada warga Mempawah yang terinfeksi virus rabies karena gigitan anjing.

"Hingga saat ini belum ada laporan warga kita yang terinfeksi rabies akibat gigitan Anjing," tegasnya, Senin 5 September 2022.

Ia kembali menegaskan, memang ada warga yang terkena gigitan anjing, namun bukan masuk dalam kategori rabies.

"Jadi, kalau laporan warga yang digigit Anjing memang ada, namun itu bukan paparan dari gigitan anjing rabies. Meskipun demikian, tetap kita berikan vaksinasi rabies kepada warga yang digigit anjing," terangnya.

Lebih lanjut, Jamiril menegaskan, di Kabupaten Mempawah, di klaimnya aman paparan gigitan anjing terinfeksi rabies.

Mengingat untuk di wilayah Kabupaten Mempawah, yang paling banyak ada anjing hanya di kawasan perbatasan, seperti perbatasan Mempawah-Landak.

"Untuk di Mempawah sebenarnya aman dari kasus rabies dan gigitan anjing. Karena biasanya di kawasan perbatasan yang banyak memelihara Anjing," terangnya.

"Namun apabila ada yang digigit anjing, ya langsung kita kasih suntikan kepada orang yang tergigit tersebut, untuk antisipasi dan kesigapan," tutupnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved