Terbaik Se Indonesia, Data dan Angka Realisasi Pendapatan APBD Kalbar Tahun Anggaran 2022
Kepala Bapenda Provinsi Kalbar, Mohammad Bari menyampaikan bahwa realisasi tersebut tak lepas dari arahan Gubernur Kalbar kepada Bapenda Kalbar untuk
Penulis: Anggita Putri | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) menduduki peringkat pertama realisasi Pendapatan APBD Provinsi Se-Indonesia TA 2022.
Kepala Bapenda Provinsi Kalbar, Mohammad Bari menyampaikan bahwa realisasi tersebut tak lepas dari arahan Gubernur Kalbar kepada Bapenda Kalbar untuk terus meningkatkan realisasi pendapatan.
Realisasi Pendapatan APBD Kalbar berada pada peringkat pertama dengan capaian 67,62 persen, diposisi kedua ada Provinsi Jatim dengan realisasi 65,84 persen, dan posisi ketiga Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan realisasi 65,33 persen.
• Membanggakan! Pemprov Kalbar Raih Peringkat Pertama Se-Indonesia Realisasi Pendapatan APBD
“Setelah kita mencapai realisasi pendapatan di 67,62 persen dan PAD di 78,90 serta pajak daerah 73,01 persen. Hal ini semua tentu tidak terlepas dari arahan Pak Gubernur Kalbar kepada kami di Bapenda untuk terus meningkatkan realisasi pendapatan,”ujarnya saat ditemui di Ruang Kerjanya, Selasa 30 Agustus 2022.
Dikatakannya Bapenda Provinsi Kalbar akan terus berupaya melakukan berbagai inovasi serta menggali potensi yang ada. Sehingga kedepannya dapat meningkatkan realisasi, dan bisa di posisi melebihi target.
“Target kedepan kita akan terus berupaya meningkatkan realisasi, dari capian sekarang. Kebetulan untuk pajak daerah PKB kita sekarang di posisi 60,82 persen, BBNKB di posisi 70,51 persen, PBBKB di 84,59 persen, pajak air permukaan 66,41 persen dan pajak rokok 82,12 persen,”ungkapnya.
Ia berharap hingga akhir tahun semua jenis pajak daerah Provinsi Kalbar bisa terlampau target.
Sedangkan untuk dana perimbangan, Bari menyampaikan pihaknya masih menunggu transfer dari pemerintah pusat per 22 Agustus dan untuk dana transfer baru teralisasi 57,47 persen.
“Kami berharap sampai akhir tahun ini semua dana transfer dapat terealisasi sesuai target yang ditetapkan,”harapnya.
Berdasarkan data yang dikeluarkan Bapenda Pemprov Kalbar per 27 Agustus 2022 untuk target Pendapatan Daerah sebanyak Rp 5,3 Triliun dengan realisasi sejauh ini sudah mencapai Rp Rp 3,6 triliun atau 67,64 persen.
Sedangkan untuk target PAD Rp 2,6 triliun dan realisasi sudah mencapai Rp 2,1 triliun atau 78,90 persen. Lalu untuk target Pajak Daerah Rp 2,3 Triliun dengan capaian sejauh ini Rp 1,7 Triliun atau 73,01 persen.
Sedangkan untuk target pajak kendaraan bermotor (PKB) Rp 696 miliar dan sudah terealisasi Rp 423 miliar atau 60,83 persen. Lalu untuk target Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) Rp 672 miliar dan sudah tercapai Rp 472 miliar atau 70,51 persen.
Target untuk Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) Rp 613 miliar dengan realisasi mencapai Rp 518 miliar atau 84,59 persen.
Untuk target pajak air permukaan Rp 15 miliar, dengan capaian Rp 9,96 miliar atau 66,41 persen. Lalu untuk Pajak Rokok targetnya Rp Rp 345 miliar, dan sudah realisasi Rp 284 miliar atau 52,12 persen. (*)
Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Provinsi-Kalimantan-Barat-Kalbar-menduduki-sdf-sdf-sd.jpg)