Lokal Populer

Sekda Kalbar Harap Ada Angkutan Khusus Pelajar

peristiwa tragis tersebut telah mengakibatkan 4 orang siswa SMP meninggal dunia, dan tentu ini akan menjadi trauma tersendiri untuk korban lainnya

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa/Diskominfo Landak
Pj Bupati Landak Samuel SE Msi didampingi Kepala Disdikbud Landak Hery Mulyadi menjenguk para korban kecelakaan pada Kamis 25 Agustus 2022. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Peristiwa tragis laka lantas antara Truk dengan Pickup Granmax yang terjadi di Dusun Runut, Desa Tonang, Kecamatan Sengah Temila, Kabupaten Landak, pada Kamis siang 25 Agustus 2022 telah menjadi perhatian masyarakat Kalbar

Bagaimana tidak peristiwa tragis tersebut telah mengakibatkan 4 orang siswa SMP meninggal dunia, dan tentu ini akan menjadi trauma tersendiri untuk korban lainnya.

Hal ini menjadi gambaran bagaimana kondisi pendidikan di Kalbar saat ini. Untuk pergi ke sekolah saja para siswa harus menempuh jalan yang cukup jauh dan berbahaya tanpa dukungan kendaraan sekolah yang layak.

Untuk itu, dr Harrison Sekretaris Daerah Kalbar mengatakan bahwa Pemprov Kalbar akan memperhatikan dan membicarakan secara khusus terkait hal ini.

Ia menjelaskan bahwa memang sudah seharusnya ada kendaraan khusus untuk para siswa pergi ke sekolah, mengingat ada beberapa daerah yang jauh jaraknya dengan sekolah yang ada.

"Nah ini nanti harus kita bicarakan, yang jelas memang kita berharap ada kendaraan khusus untuk siswa mereka ke sekolah," ucapnya paska menghadiri pembukaan kegiatan PBAK IAIN Pontianak. Senin 29 Agustus 2022.

Ketua DPRD Landak Kunjungi Rumah Duka Keluarga Korban Lakalantas di Sengah Temila

Menurutnya hal ini diperlukan untuk mendukung dunia pendidikan di Kalbar ini, agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

"Supaya ke sekolah itu lebih mudah di akses dan tidak menimbulkan korban jiwa, begitu," ucapnya.

Korban Meninggal Empat Orang

Jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan tragis antara mobil truk dan mobil pickup grand max membawa puluhan anak sekolah yang awalnya tiga orang bertambah satu dan menjadi empat orang.

"Iya benar, hari Sabtu kemarin korban yang dirawat di Rumah Sakit Antonius Pontianak atas nama Marvel meninggal. Jadi total korban meninggal menjadi 4 orang anak," ujar Kapolres Landak AKBP Stevy Frits Pattiasina melalui Kapolsek Sengah Temila Ipda Yulius Kartono kepada Tribun pada Minggu 28 Agustus 2022.

Seperti diketahui, kejadian naas peristiwa laka lantas antara mobil truk dengan mobil pickup granmax terjadi di Dusun Runut, Desa Tonang, Kecamatan Sengah Temila, Kabupaten Landak pada Kamis 25 Agustus 2022 siang.

Buruknya Standar Keselamatan Angkutan Pelajar, Kecelakaan Akibatkan Tiga Pelajar Meninggal Dunia

Saat itu mobil truk berjalan dari arah Pontianak menuju Ngabang, sedangkan mobil pickup granmax dari arah berlawanan yang sedang membawa anak-anak sepulang sekolah dari SMPN 1 Sengah Temila di Senakin.

"Sesampainya di TKP selepas tikungan jalan lurus, mobil truk berjalan mengarah ke kanan jalan sehingga menabrak mobil pickup grandmax pembawa anak-anak sekolah dari arah berlawanan," kata Ipda Yulius Kartono.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved