Garap Lahan Kosong Seluas 4 Hektar, Petani Nenas di Mempawah Raup Belasan Juta Rupiah Sekali Panen

"Alhamdulillah, ini sudah masuk wktu panen, dan sudah kita jual ke wilayah Singkawang dan daerah Hulu," ujarnya, Selasa 30 Agustus 2022.

Penulis: Ramadhan | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/RAMADHAN
Hudai (kanan), anak dari Sura'ie petani nenas asal Antibar, bersama temannya, saat memasukkan buah nenas ke dalam karung seusai di panen. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Memanfaatkan lahan kosong seluas kurang lebih 4 hektare, Sura'ie, warga Desa Antibar, Kecamatan Mempawah Timur, memanfaatkannya dengan mengolah lahan tersebut menjadi lahan perkebunan nenas.

Tidak tanggung-tanggung, di hamparan lahan yang luas tersebut ditanam sekitar 10 ribuan tunas nenas.

Sura'ie, menggarap lahan tersebut sudah empat tahunan, dan saat ini dirinya bersama anak dan keluarganya menikmati hasil dari usahanya tersebut.

Sura'ie menjelaskan, untuk nenas yang ditanamnya saat ini sudah masuk wktu panen dan sudah dijual.

"Alhamdulillah, ini sudah masuk waktu panen, dan sudah kita jual ke wilayah Singkawang dan daerah Hulu," ujarnya, Selasa 30 Agustus 2022.

Dirinya menjelaskan, untuk nenas bisa menghasilkan buah tiga kali dalam setahun.

Hingga Akhir Agustus Ada 5 Kasus Kekerasan Terhadap Anak yang Sudah Ditangani Polres Mempawah

"Untuk panen biasanya paling cepat tiga bulan sekali dan terkadang biasa 4 bulan sekali," terangnya.

Dirinya menyebut, untuk harga jual tergantung dengan kondisi dan besar atau tidaknya buah nenas tersebut.

"Untuk harga bervariasi, tergantung ukuran dan kualitas buah, dari harga Rp 2000 hingga Rp 3500," ujarnya.

Sura'ie bersyukur, pada panen kali ini, harga nenas juga turut bersahabat, dan hasil panen juga memuaskan.

"Alhamdulillah hasil panen cukup memuaskan, dan soal harga juga sudah mulai naik kalau dibandingkan tahun kemarin yang sempat anjlok. Bahkan di tahun kemarin banyak buah nenas yang terbengkalai karena anjloknya harga. Syukur pada tahun ini harga nenas bisa bersahabat dengan kita para petani," terangnya.

Fantastisnya lagi, dari hasil panen kali ini, Sura'ie menyebut bisa menghasilkan total puluhan juta rupiah.

"Kalau untuk penghasilan dari panen nenas, Alhamdulillah banyak-banyak bersyukur hasilnya sangat memuaskan, kalau di total hampir Rp 15 Juta," katanya.

"Semoga harga nenas tetap konsisten, sehingga di panen berikutnya bisa mendapat hasil yang juga memuaskan," tutupnya. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved