Film Indonesia

Sinopsis Film Broken Wings, Film India yang Disebut Hampir Mirip Sayap-Sayap Patah

Film Sayap-Sayap Patah garapan Denny Siregar itu dituduh plagiat dari salah satu film India.

Kolase Tribunpontianak.co.id / Fiz
Film Sayap-Sayap Patah dianggap menjiplak film India berjudul Broken Wings. Simak sinopsis Broken Wings berikut ini 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Film Sayap-Sayap Patah yang sedang populer di bioskop tengah menuai polemik.

Film Sayap-Sayap Patah garapan Denny Siregar itu dituduh plagiat dari salah satu film India.

Hal itu bermula dari seorang netizen bernama Desi Suyamto yang merupakan Dosen Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor (IPB) yang menyebut bahwa judul Sayap-Sayap Patah merupakan plagiat dari film India berjudul Broken Wings dalam bahasa Inggris.

Terlebih lagi, ungkap Desi Suyamto, alur cerita di film Broken Wings hampir sama dengan Sayap-Sayap Patah.

Yang membedakan dari kedua film itu, kata Desi Suyamto, hanyalah pemain dan setting lokasi.

Sinopsis Film Avatar, Tonton Ini Sebelum Avatar The Way of Water Rilis di Bioskop Desember 2022

"Ya Ampun! Ternyata, judulnya cuma copy paste & Google Translate dari film India yang sudah rilis lebih dulu, dengan plot cerita yang kurang lebih sama (kisah cinta di saat terjadi insiden), hanya diganti event, cast, dan settingnya," tulis Desi Suyamto lewat akun Facebooknya Desi Suyamto pada Sabtu 20 Agustus 2022.

Film Broken Wings dibintangi oleh bintang-bintang Bollywood terkenal, seperti Endo Mrinal, Sunakshi Grover, Vinay Pathak, dan Neetu. 

Film ini disutradarai oleh Shenpenn Khymsar dan dijadwalkan akan tayang di Nepal 26 Agustus 2022. 

Lantas bagaimana alur cerita atau sinopsis Broken Wings tersebut?

Sinopsis Broken Wings

Film Broken Wings mengisahkan kisah cinta tragis pasca agitasi atau gerakan Gorkhaland 1986 di Darjeeling.

Film ini terinspirasi oleh insiden nyata.

Insiden yang dimaksud adalah kisah Subhash Ghisingh yang mengajukan pembentukan menjadi negara bagian tersendiri.

Tayang Besok di Bioskop, Simak Sinopsis Film Kamu Tidak Sendiri Berlatar di Satu Lokasi Lift

Wilayah tersebut meliputi perbukitan Darjeeling dan area Dooars dan Siligun Terai yang berdekatan.

Alasan Subhash Ghising mengajukan pembentukan negara bagian yakni soal perbedaan etnis dan budaya.

Tuntutan tersebut berujung menjadi insiden berdarah pada tahun 1986.

Dalam insiden itu, 1.200 orang tewas insiden.

(*)

Cek berita dan artikel mudah diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved