PT SISM & PT SMA Gelar Apel, Kesiapsiagaan Pencegahan Karhutla di Sekitar Perusahaan

Kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun dengan harapan agar tidak ada kebakaran lahan sebagaimana yang diharapkan semua pihak.

Penulis: Nur Imam Satria | Editor: Mirna Tribun
PT SISM
Foto bersama Manajemen PT SISM dan PT SMA beserta pihak terkait lainnya usai kegiatan apel kesiapsiagaan pencegahan Karhutla. Foto PT SISM 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - PT Sepanjang Inti Surya Mulua (SISM) dan PT Sawit Mitra Abadi (SMA) Group Genting Plantation melaksanakan apel kesiapsiagaan pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) bersama Muspika Kecamatan Nanga Tayap, Kepala Desa, BPD, Koperasi Plasma dan Masyarakat di lingkup perusahaan di Training Center PT SMA Desa Pangkalan Telok, Kecamatan Nanga Tayap, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, Selasa 23 Agustus 2022.

Mewakili manajemen PT SISM dan PT SMA, Senior Estate Manager Endang Rohman dalam sambutannya mengatakan apel kesiapsiagaan Karhutla ini digelar sebagai langkah awal persiapan dan tanggung jawab semua pihak dalam memasuki musim kemarau tahun 2022.

Pada prinsipnya, kata Endang, kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun dengan harapan agar tidak ada kebakaran lahan sebagaimana yang diharapkan semua pihak.

"Dalam hal ini pihak perusahaan telah berupaya menyiapkan sarana dan prasarana serta SDM yang memadai sesuai dengan peraturan Permentan No 05 Tahun 2018," ujarnya.

Kapolsek Singkawang Tengah Turun Langsung Berikan Imbauan Stop Karhutla kepada Warga

Perwakilan Kepala Desa, Yakni Kades Tanjung Medan, Firdaus menyampaikan pencegahan Karhutla ini merupakan program nasional sehingga harus dilakukan bersama-sama dengan melibatkan semua tim yang berkerja sama dengan semua pihak, baik desa maupun perusahaan PT SISM dan PT SMA.

Latihan penanganan Karhutla yang dilaksanakan tim Damkar PT SISM dan PT SMA bersama pihak terkait di Training Center PT SMA Desa Pangkalan Telok, Kecamatan Nanga Tayap, Kabupaten Ketapang.
Latihan penanganan Karhutla yang dilaksanakan tim Damkar PT SISM dan PT SMA bersama pihak terkait di Training Center PT SMA Desa Pangkalan Telok, Kecamatan Nanga Tayap, Kabupaten Ketapang. (TRIBUNFILE/ISTIMEWA)

Ada juga, Kapolsek Nanga Tayap yang diwakilkan oleh Bhabinkamtibmas, Briptu Suhendri memberikan apresiasi kepada PT SISM dan PT SMA yang telah melakukan gerak cepat untuk melakukan apel kesiapsiagaan Karhutla ini.

"Perda No 01 tahun 2022 telah terbit sehingga Pergub sebelumnya yaitu No 103 tahun 2020 tidak berlaku kembali. Namun secara terperinci poin-poin terkait tata cara berladang sudah diatur di dalamnya.

"Kami menghimbau kepada kita semua untuk memonitor titik api dan hotspot salah satunya dapat dipantau melalui aplikasi ’LAPAN’," jelasnya.

Kemudian, Danramil Nanga Tayap dalam hal ini diwakilkan Babinsa, Kopda Suhermanto menyampaikan dalam beberapa minggu terakhir cuaca cukup kering sehingga semua pihak diminta waspada.

Satgas Preventif Ops Bina Karuna II Polres Melawi Gelar Patroli Wilayah Rawan Karhutla

Latihan penanganan Karhutla yang dilaksanakan tim Damkar PT SISM dan PT SMA bersama pihak terkait di Training Center PT SMA Desa Pangkalan Telok, Kecamatan Nanga Tayap, Kabupaten Ketapang.
Latihan penanganan Karhutla yang dilaksanakan tim Damkar PT SISM dan PT SMA bersama pihak terkait di Training Center PT SMA Desa Pangkalan Telok, Kecamatan Nanga Tayap, Kabupaten Ketapang. (TRIBUNFILE)

"Dihimbau agar masyarakat yang akan membakar lahan benar-benar melapor dan menyampaikan kepada pihak-pihak desa. Karena dari laporan kegiatan kami di lapangan, banyak masyarakat yang telah membakar ladang namun tidak melakukan pelaporan terlebih dahulu," tegasnya.

Dikesempatan yang sama Camat Nanga Tayap menegaskan langkah pencegahan dan tindakan preventif terkait Karhutla.

Untuk itu, mewakili pemerintah daerah Kabupaten Ketapang dirinya mengapresiasi pihak perusahaan PT SISM dan PT SMA yang telah melakukan kegiatan ini dan komitmen perusahaan terhadap pencegahan kebakaran dengan melengkapi sarana dan prasarananya seperti menara api yang sudah terbangun dengan baik.

"Mari kita bersama-sama melakukan pecegahan dini sehingga wilayah kita khususnya Kecamatan Nanga Tayap terhindar dari kebakaran lahan karena efeknya akan sangat panjang dan dapat menimbulkan ganguan terhadap kesehatan kita bersama," pungkasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved