Realisasi Investasi Semester I Tahun 2022 Capai Rp 10,34 Triliun

"Nilai Investasi selama Periode Semester I Tahun 2022 untuk PMDN sebesar Rp 4,43 Triliun, mengalami perlambatan sebesar 31,11 persen dari Rp 5,80 tril

Penulis: Maskartini | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK/MASKARTINI
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Kalimantan Barat. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Kalimantan Barat berdasarkan Data Realisasi Penanaman Modal Periode Semester I Tahun 2022 mencatat realisasi penanaman modal mencapai angka sebesar Rp 10,34 triliun.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Kalbar, Hendra menyampaikan realisasi investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA) di Provinsi Kalbar Periode Semester I Tahun 2022 yang mencapai angka sebesar Rp10,34 triliun atau 49,73 persen dari target yang ditetapkan di dalam RPJMD Provinsi Kalbar.

Adapun target yang ditetapkan dalam RPJMD sebesar Rp 20,79 triliun serta mencapai 43,99 persen dari target yang ditetapkan oleh Kementerian Investasi atau BKPM RI Tahun 2022 sebesar Rp 23,50 triliun.

"Nilai Investasi selama Periode Semester I Tahun 2022 untuk PMDN sebesar Rp 4,43 Triliun, mengalami perlambatan sebesar 31,11 persen dari Rp 5,80 triliun pada periode yang sama Tahun 2021, sedangkan investasi PMA sebesar Rp 5,91 triliun, mengalami peningkatan signifikan sebesar 41,75 persen dari sebesar Rp 3,44 triliun pada periode yang sama Tahun 2021," rinci Hendra, Selasa 23 Agustus 2022.

Ekonomi Kalbar Triwulan II 2022 Tumbuh 2,22 Persen

Secara Nasional nilai realisasi investasi Periode Semester I Tahun 2022 di Provinsi Kalimantan Barat untuk investasi PMDN berada pada peringkat 13, sedangkan untuk investasi PMA berada pada peringkat 15 dari 34 Provinsi di Indonesia.

Selanjutnya selama periode Semester I Tahun 2022, tenaga kerja yang terserap sebanyak 13.157 orang tenaga kerja Indonesia dan 42 orang tenaga kerja asing.

Capaian realisasi investasi Semester I Tahun 2022 ini sejalan dengan pertumbuhan ekonomi nasional yang diprediksi banyak pengamat ekonomi akan lebih dari 5 persen, melampaui Triwulan I tahun 2022.

Kondisi ini kata Hendra tentunya tidak terlepas dari dukungan kebijakan pemerintah dalam pemberian vaksin booster kepada masyarakat dan melonggarkan mobilitas dan aktivitas penduduk setelah wabah Covid 19 mereda.

"Kondisi ini diharapkan dapat terus dijaga dan ditingkatkan. Dan untuk mendukung hal
tersebut DPMPTSP Provinsi Kalbar bersama Kementerian Investasi/BKPM RI dan DPMPTSP Kabupaten/Kota secara konsisten pula akan terus dan tetap bekerjasama dalam melakukan layanan pendampingan keberlanjutan investasi, mendorong investasi besar bermitra dengan UMKM dan percepatan penyelesaian permasalahan proyek-proyek besar di Kalbar," ujarnya. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved