Pemilu 2024

Profil Partai Garuda, Satu Diantara Parpol Naik BA di KPU Pada Tahapan Pemilu 2024

Sebagai informasi bahwa saat ini Partai Garuda masuk daftar Parpol yang mengikuti tahapan verifikasi berkas di KPU sebagai Parpol peserta Pemilu 2024.

Tribunnews
Partai Garuda-Partai Garuda adalah satu diantara partai politik nasional yang masuk dalam verifikasi berkas administrasi (BA) di Komisi Pemilihan Umum( KPU ) dalam Tahapan Pemilu 2024. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID-Berikut adalah profil Partai Gerakan Perubahan Indonesia ( Partai Garuda ) Partai Garuda didikan  oleh Harmoko yang merupakan seorang menteri di zaman orde baru, selain sebagai Menteri Harmoko juga sebagai ketua MPR/DPR periode 1997-1998.

Saat didirikan oleh harmoko, Partai Garuda dikenal dengan nama Partai Kerakyatan Nasional, Harmoko mendirikan Partai Kerakyatan Nasional di Jakarta pada tanggal 30 November 2007.

Kementerian Hukum dan HAM kemudian mengesahkan Partai Kerakyatan nasional melalui SK Kemenkumham RI No.M.HH-25.AH.11.02 tahun 2008.

Deklarasi Partai Kerakyatan Nasional dilaksanakan pada tanggal 19 April 2008 di Gedung Joang, Jakarta.

Di Partai Berlambang beringin hijau itu Harmoko menjadi Ketua Parampara/penasihat partai ( pembina ).

Sementara Ketua Umum DPP Partai Kerakyatan Nasional ( PKN ) dijabat oleh Soebiantoro Soemantoro dan Sekretaris Jenderal dijabat oleh Jemmy Setiawan.

Tak banyak pesohor atau figur publik yang menjadi pengurus partai ini.

Satu-satunya figur pengurus yang dikenal luas oleh publik adalah artis Jamal Mirdad, yang duduk sebagai Deputi I Bidang Internal.

Memiliki Slogan Partai Wong Cilik, Ini Adalah Profil PDI-Perjuangan

Saat ini Partai Garuda di pimpin  oleh Ahmad Ridha Sabana yang terpilih menjadi ketua umum pada 16 April 2015.

Sebagai informasi bahwa saat ini partai garuda masuk dalam daftar parpol yang mengikuti tahapan verifikasi berkas di KPU sebagai Parpol peserta Pemilu 2024.

Partai ini digaungkan akan mengikuti Pemilu 2009.

Namun pada tanggal 30 Mei 2008 Partai Kerakyatan Nasional ( PKN ) yang diusung mantan Ketua Umum Golkar itu tidak lolos verifikasi administrasi yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum ( KPU ).

PKN bersama 12 partai politik baru lainnya, diumumkan KPU tidak memenuhi syarat administrasi.

Delapan tahun kemudian tepatnya tanggal 3 April 2015, Partai Kerakyatan Nasional menggelar kongres perdana di Hotel Gren Alia, Cikini, Jakarta.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved