Personel Polisi di Kalbar Raih Juara Harapan II pada Ajang MTQ Nasional antar Anggota Polri

Briptu Muhammad Nur anggota Polisi yang bertugas di Unit Lantas Polsek Pontianak Kota, pemuda kelahiran tahun 1994 di Desa Sungai Belidak,

Penulis: Muhammad Firdaus | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Briptu Muhammad Nur saat tampil pada final MTQ Polri Nasional di Mabes Polri Jakarta, Kamis, 16-18 Agustus 2022. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Salah satu perwakilan Polda Kalbar yang bertugas di Polsek Pontianak Kota berhasil meraih juara harapan II pada ajang MTQ antar personel Polri Tingkat Nasional cabang Tilawah Qur'an, pada tanggal 16-18 Agustus 2022 Kemarin di Mabes Polri Jakarta.

Dia adalah Briptu Muhammad Nur, putra ke 3 dari 5 bersaudara, dari bapak H. idrus H. Ismail dan ibu Hj Masa'ati.

Briptu Muhammad Nur anggota Polisi yang bertugas di Unit Lantas Polsek Pontianak Kota, pemuda kelahiran tahun 1994 di Desa Sungai Belidak, Kabupaten Kubu Raya.

"Saya terlahir dari keluarga petani dan berkebun di Desa Sungai Belidak Kabupaten Kubu Raya, dan bersekolah di kampung dari SDN 06, SMPN 1, dan SMAN 1 Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya," ucapnya. Selasa, 23 Agustus 2022.

Diduga Korupsi! Kejari Pontianak Tahan Oknum Pegawai PT Pegadaian Pontianak

Ia menceritakan bahwa sejak kecil ia telah bercita-cita menjadi seorang Polisi, sehingga kemudian setelah lulus SMA ia pun mengikhtiarkan keinginannya tersebut untuk mengikuti seleksi anggota Polri di Polda Kalbar.

"Dan setelah lulus SMA di tahun 2012, saya kejar cita-cita saya yang ingin menjadi polisi, dengan mendaftarkan diri saat pembukaan penerimaan anggota Bintara Polri di Mapolda kalbar, dan Alhamdulillah lulus tes dan masuk pendidikan BRIGADIR DALMAS POLRI T.A 2013 di SPN pontianak Polda Kalbar. Dengan nama angkatan 4238 ADIBRATA NUSANTARA," ucapnya.

Ia menjelaskan bahwa sejak kecil ia memang telah dididik oleh kedua orangtuanya untuk menjadi muslim yang taat, sehingga ia telah khatam Al-Quran 30 juz pada usia 9 tahun berkat guru ngajinya yang bernama Minawati.

"Sejak kecil orang tua saya sudah mengajarkan saya untuk mengenal dan menghafal huruf Hijaiyah, dan saya diantarkan ke guru ngaji bernama Minawati di kampung  hingga khatam 30 juz di umur 9 tahun (kelas 4 SD)," ucapnya.

Dan kemudian orangtuanya mengarahkan agar ia fokus dengan dunia tilawah, sehingga sejak Kelas 5 SD ia telah rutin mengikuti MTQ umum yang diselenggarakan oleh Kemenag.

"Dan kelanjutannya orang tua mengarahkan saya ke guru tilawah Al-Qur'an. Sehingga terbiasa mengikuti MTQ umum Kemenag  sejak kelas 5 SD," ucapnya.

Akhirnya pada tahun 2022 ini mabes polri mengadakan kegiatan MTQ POLRI dalam rangka memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia yg ke- 77.

Dimulai dari tanggal 8 Agustus seleksi tingkat Polda, tanggal 10 Agustus seleksi tingkat nasional Mabes Polri, dan pelaksanaan final pada tanggal 16 Agustus, di ruangan Rupattama Mabes Polri Jakarta, ia berhasil menjadi juara harapan II.

"Dan Alhamdulillah saya menjadi perwakilan polda kalbar yg masuk ke babak final, dan menjadi juara harapan II. Dengan hadiah piagam penghargaan dari Kapolri, uang 10 Juta, dan bonus umroh dari Kementerian Agama RI," tutupnya kepada Tribun Pontianak. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved