Doa Katolik

Mengenal Gereja Katolik Keuskupan Sintang Lengkap Daftar Paroki Keuskupan Sintang

Daerah Gereja Katolik Keuskupan Sintang meliputi tiga kabupaten dari provinsi Kalimantan Barat, yaitu Kabupaten Sintang, Kabupaten Melawi, dan Melawi.

parkatsintang.or.id
Gereja Katolik Keuskupan Sintang. Gereja Katolik Keuskupan Sintang merupakan Keuskupan Sufragan dari Keuskupan Agung Pontianak yang berpusat di Kota Sintang, Kalimantan Barat. 

Darah itu tidak terlalu jauh dari Singkawang, sehingga Pastor Singkawang dan Pastor Sebalau dapat mudah berhubungan.

Residen Gijbers dari Pontianak menganjurkan supaya Pater Staal mengunjungi juga daerah-daerah lain: lima hari mudfik dengan motor-boat dari Pontianak.

Daerah itu adalah Semitau, pusat orang-orang Dayak dari Suku Rambai, Seberuang dan Kantuk.

Pater Staal punya kesan baik terhadap orang-orang Dayak di sekitar Semitau.

Namun mengingat jumlah mereka yang hanya sekitar 1500 orang, dan perjalanan yang sulit sekali, sehingga Pater Staal tetap pada nasehatnya: pilihlah Sebalau.

Dalam pertimbangan selanjutnya ternyata Sebalau tidak dipilih, karena terletak dalam daerah kekuasaan Sultan Sambas dan tidak ada jaminan bahwa pejabat-pejabatnya yang semuanya Islam tidak akan menghalangi karya misi di antara orang-orang Dayak yang masih animis.

Dengan demikian, pilihan jatuh pada Semitau, tempat kedudukan seorang Kontrolir yang membawahi daerah Kapuas Hulu.

Residen Sintang menyetujui rencana itu dan menyatakan bahwa Suku Seberuang, Rambai dan Kantuk cukup taat pada Pemnerintah Belanda dan mereka bersedia menerima Misi Katolik.

Demikianlah dengan Surat Dinas tanggal 14 Juni 1890, nomor 252, yang dikeluarkan berdasarkan Surat Dinas Kabinet tanggal 29 Juli 1889, nomor 7, yang menyetujui Misi Katolik berkarya di antara orang-orang Dayak dengan tempat kedudukan Semitau.

Pastor Looymans diutus menjadi misionaris pertama bagi orang Dayak.

Tanggal 29 Juli 1890 Pastor H. Looymans tiba di Semitau.

Kemudian ternyata Semitau bukan tempat yang strategis bagi karya misi.

Karena orang Dayak tidak tinggal di Semitau, tetapi di daerah sekitarnya.

Hanya sesekali mereka datang ke Semitau Desa yang merupakan pusat perdagangan bagi daerah sekitarnya.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved