Dissos Kalbar Sebut Lebih Dari 2 Juta Warga Terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial

Sat ini Pemprov Kalbar melalui dinsos telah melakukan upaya-upaya untuk menekan angka kemiskinan melalui program-program prioritas Dinas Sosial.

Penulis: Muhammad Firdaus | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/Muhammad Firdaus
Golda M Purba Kadinsos Kalbar, ketika diwawancarai Tribun Pontianak sesaat setelah upacara kemerdekaan 17 Agustus 2022 di Halaman Kantor Gubernur Kalbar. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Dinas Sosial Kalimantan Barat, Golda M Purba mengatakan, 2.397.758 warga Kalbar masuk dalam data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS).

Jumlah ini, adalah 44 persen dari total 5.466.942 jiwa penduduk di Kalbar.

Hal itu disampaikan Golda pada Rabu, 17 Agustus 2022.

Adapun data warga miskin di Kalbar, menurut data BPS hingga Maret 2022 adalah 350 251,000 jiwa.

Jumlah ini 6,730 persen dari total penduduk Kalbar.

Dibanding dua tahun sebelumnya, terjadi penurunan.

Dimana pada 2021, ada 7,150 persen warga miskin.

Kemudian di 2020, ada 7,170 persen warga Kalbar masuk kategori miskin.

Golda mengatakan, saat ini Pemprov Kalbar mencanangkan salah satu alokasi anggaran prioritas APBD tahun 2023 adalah untuk mengurangi angka kemiskinan.

Pemprov Kalbar melalui dissos telah melakukan upaya-upaya untuk menekan angka kemiskinan melalui program-program prioritas Dinas Sosial.

Gubernur Sutarmidji Sebut Anggaran Perbaikan Jalan Provinsi Kalbar Tahun 2022 Mencapai Rp 500 Miliar

Antara lain adalah program bantuan yang diberikan melalui BPJS, program penampungan orang terlantar, program bantuan lewat Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS), dan juga program bantuan pada para pengungsi korban bencana.

"Untuk di kita sekarang kan banyak fasilitas untuk orang miskin ya, akan diberikan melalui BPJS-nya mereka, kemudian kalau untuk tempat kami ada suatu tempat untuk penampungan orang-orang terlantar, selain itu kita juga beri bantuan lewat LKS, kemudian juga masalah kalau ada bencana kita tampil ke mereka untuk membantu menyiapkan dapur pengungsian," ucap Kadinsos Kalbar Golda M Purba. Rabu, 17 Agustus 2022.

Iya mengatakan sejauh ini program-program tersebut berjalan cukup efektif untuk membantu warga miskin di Kalbar.

Saat ini Dinas Sosial Kalbar terus bersinergi dengan Pemerintah Pusat melalui program Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial New Generation (SIKS-NG).

SIKS-NG sendiri merupakan aplikasi nasional untuk penerima segala jenis bantuan pemerintah, aplikasi ini memuat Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang nantinya data tersebut digunakan untuk memberikan bantuan dari pemerintah.

"Kita sejauh ini sih lumayan baik, efektif ya, kita sinergikan dengan pemerintah pusat melalui SIKS-NG untuk masyarakat yang miskin," tutupnya. (*)

Ralat:

Artikel ini sebelumnya berjudul: Dissos Kalbar Sebut Lebih Dari 2 Juta Penduduk di Kalbar Masuk Kategori Miskin. Redaksi melakukan perbaikan setelah mendapat informasi terbaru dari narasumber.

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved