Seleksi Pejabat Pemprov Kalbar Libatkan Guru Besar dan Psikolog, Sekda: Jangan Coba-coba Menyogok

Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Harisson berpesan agar para peserta dapat mengerjakan tes dengan baik

Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA VIA RIZAL ARDIANSYAH
Sekertaris Daerah Kalimantan Barat Harisson 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pemerintah Provinsi (Pemprov ) Kalimantah Barat sedang melakukan Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.

Kegiatan pada Senin 15 Agustus 2022 dibuka dengan para peserta mengikuti seleksi penyusunan makalah yang berlangsung di Aula Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Kalimantan Barat. Membuka acara tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Harisson berpesan agar para peserta dapat mengerjakan tes dengan baik.

“Kerjakan makalah dengan benar dan jujur, sesuai dengan kerangka model yang diharapkan. Semoga seluruh peserta dapat menyelesaikan tahapan ini. Saya ucapkan selamat berjuang," ujar Harisson.

Fransiskus Diaan Tegaskan Memilih Pejabat di Lingkungan Pemkab Kapuas Hulu Ikut Aturan yang Berlaku

Harisson yang juga ketua panitia seleksi (pansel) menegaskan dalam tahap seleksi hingga akhir jangan sampai ada yang coba-coba ingin menyongok. “Saya tegaskan sekali lagi jangan ada yang coba-coba mau nyogok,” tegas Harisson.

Sekda Harisson menegaskan bahwa tes ini dalam rangka menyeleksi dan menjaring pejabat yang sangat berkompeten di bidangnya. Tentunya ia menegaskan bahwa tes ini tidaklah main-main. Selain itu ditegaskannya kembali bahwa tidak ada intervensi apapun dalam pelaksanaan Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan.

"Tidak ada intervensi dari kami, dan pelaksananya tidak hanya dari Pemprov Kalbar. Kami juga melibatkan akademisi yakni beberapa orang guru besar dan juga psikolog,” ujarnya.
Harisson mengatakan bahwa seleksi ini bersifat terbuka, yang mana nantinya hasil akhir atau nilai dari peserta juga bisa diakses. “Biasanya tetap Pak Gubernur memilih yang meraih peringkat 1," pungkasnya.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalbar Ani Sofyan mengatakan terdapat ada 9 jabatan yang di seleksi diantaranya jabatan untuk Eselon 2.a ada dua jabatan yakni Kepala Dinas Perkim, dan Kadis PUPR.

Sedangkan untuk Eselon 2.b ada 7 jabatan yaitu Kepala Biro (Karo) Pemerintahan, Karo Hukum, Karo Kesra, Karo PBJ, Karo Administrasi Pembangunan dan Karo Organisasi dan Wakil Direktur 1 RSUD Soedarso Pontianak.

Ani Sofyan mengatakan untuk mengisi jabatan tersebut Pemprov akan transparan mengumumkan hasilnya melalui media cetak dan Media sosial.

“Jadi peserta yang daftar selama 5 hari sebanyak 53 orang, kenapa banyak karena selama ini Pemprov selalu berkomitmen yang nomor 1 yang akan dilantik,” ujarnya kepada Tribun Pontianak, Senin 15 Agustus 2022.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved