MotoGP

Maverick Vinales Semakin Percaya Diri, Gairah Raih Juara MotoGP Bangkit Usai keluar dari Yamaha

Maverick Vinales mampu finis pada posisi 3 saat MotoGP Belanda dan menjadi runner up pada balapan MotoGP Inggris.

Editor: Syahroni
PIERO CRUCIATTI / AFP
Pembalap motor Grand Prix Spanyol Maverick Vinales, dari tim Aprilia, berpose di atas Piaggio 1 listrik di EICMA, edisi ke-78 dari pameran Sepeda dan Sepeda Motor Internasional selama pembukaannya pada 23 November 2021 di Milan. Maverick Vinales percaya diri hadapi MotoGP Austria 21 Agustus 2022. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Kepercayaan dini Maverick Vinales dalam balapan MotoGP 2022 semakin meningkat.

Maverick Vinales yang bergabung dengan Aprilia musim 2022 terus menunjukan peningkatan yang signifikan dalam menunggangi motornya untuk bertarung dilintasan dengan pebalap lainnya.

Maverick Vinales semakin kompetitif dalam bersiang dengan para rider top lainnya dalam posisi terdepan.

Maverick Vinales Semakin Percaya Diri Tunggangi Motor RS-GP Bersama Aprilia Mimpi Raih Juara MotoGP

Kepercayaan diri Maverick Vinales tampak pada dua balapan terakhir.

Maverick Vinales mampu finis pada posisi 3 saat MotoGP Belanda dan menjadi runner up pada balapan MotoGP Inggris.

Menghadapi balapan MotoGP Austria pada 21 Agustus 2022 tentunya menjadi modal penting bagi Maverick Vinales untuk memberikan ancaman pada rider lainnya.

Cepat beradaptasi menunggangi motor RS-GP bersama tim Aprilia tentunya menjadi modal Maverick Vinales untuk merebut gelar juara.

Musim ini memang kesempatan Maverick Vinales meraih juara dunia MotoGP sangat kecil.

Namun banyak yang percaya jika penampilannya terus konsisten bukan tak mungkin musim depan Maverick Vinales menjadi kandidat yang diprediksi mampu meraih gelar juara dunia MotoGP.

Bahkan mimpi untuk menjadi juara dunia MotoGP kembali digaungkan pembalap berjuluk Top Gun itu.

Maverick Vinales Kejar Rekor yang Diraih 4 Legenda Pembalap Sebelumnya Tanpa Valentino Rossi

"Yang penting sekarang kami mempunyai tujuan yang sangat bagus dengan Aprilia, yaitu untuk menjadi juara dunia," kata Vinales.

Bukan pekerjaan mudah bagi Vinales dalam proses adaptasi dengan motor RS-GP.

Tentunya merupakan hal baru bagi Vinales merasakan motor dengan mesin V4 di MotoGP setelah sebelumnya sering berkutat pada mesin in-line seperti di Yamaha dan Suzuki.

Keadaan ini tak seperti ketika pembalap berusia 27 tahun itu pindah dari Suzuki ke Yamaha pada 2017.

Halaman
12
Sumber: BolaSport.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved