Angkat Kualitas Produk Petani Karet, UPB Pontianak & Balitbang Kalbar Hadirkan Replika Smoke Liquid

Ketua Tim Peneliti Replika Smoke Liquid UPB Pontianak, Agusalim Masulili menyampaikan, kehadiran alat tersebut dilakukan atas hasil dari penelitian ya

Penulis: Muhammad Rokib | Editor: Hamdan Darsani
TRIBUNPONTIANAK/Muhammad Rokib
Foto bersama UPB Pontianak bersama Balitbang Provinsi Kalbar pun menggelar seminar akhir Pelaksanaan Swakelola Pekerjaan Kegiatan Penelitian, Pengembangan, dan Perekayasaan di Bidang Teknologi dan Inovasi, dengan tema kegiatan "Replikasi Smoke Liquid" yang dihadiri oleh berbagai instansi terkait, di ruang Sidang Rektorat UPB Pontianak, Rabu 10 Agustus 2022. 

Untuk itu, penelitian itu dilakukan dalam rangka agar karet para petani bisa berkualitas dsn mendapatkan harga yang layak serta tidak mengandung folusi.

"Dengan adanya penelitian ini diharapkan bisa meningkatkan penghasilan petani karet. Untuk itu, kita menggunakan alat yang ramah lingkungan sehingga bisa meningkatkan kualitas produk lokal terkhusus petani karet," paparnya.

Semula alat yang digunakan pada tahun 2022 masih terdapat beberapa kekurangan yaitu kebocoran pada asap. Kemudian pada tahun 2022 yang dihasilkan oleh tim peneliti UPB Pontianak mampu meminimalisir kebocoran asap tersebut dan produksinya pun lebih baik dan lebih tinggi.

Bahkan dengan menggunakan bahan baku mandiri ini seperti kayu atau tempurung. Arangnya pun bisa dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai kesuburan lahan.

"Sehingga bisa meningkatkan kualitas bahan karet, mendapatkan harga yang layak dan kita harapkan ini bisa berkolaborasi dengan semua pihak," ucapnya.

Sementara itu, Rektor UPB Pontianak, Dr. Purwanto mengapresiasi atas inovasi yang dilakukan oleh tim peneliti UPB Pontianak bekerjasama dengan Balitbang Provinsi Kalbar.

"Kita harapkan hasil dari riset ini segera bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Namun memang sentu setiap hasil riset yang dilakukan ini kami selalu melakukan penyempurnaan-penyempurnaan secara terus menerus untuk dimanfaatkan masyarakat petani karet sehingga endingnya bisa lebih maksimal untuk para petani masyarakat," ucapnya.

Selain itu, ia juga berharap agar hasil produksi dari hasil penelitian tersebut dapat meningkatkan penghasilan masyarakat yang berkontribusi terhadap peningkatan, terkhusus petani karet..

"Terima kasih kepada Pemprov Kalbar bersama tim peneliti UPB Pontianak yang telah melakukan riset petani karet dalam meningkatkan penghasilan petani karet di Kalbar," tukasnya. (*)

Cek Berita dan Artikel Mudah Diakses di Google News

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved