Lokal Populer

Pemasangan Lampu Pengatur Lalu Lintas di Simpang Empat Ampera Kota Baru Disambut Baik Warga

ini adalah langkah yang bagus untuk mengantisipasi kemacetan maupun kecelakaan akibat arus lalu lintas yang tinggi

TRIBUNPONTIANAK/MUHAMMAD FIRDAUS
Lampu lalulintas di perempatan Jl Prof M Yamin, Jl Ampera dan Jl Harapan Jaya simpang empat Kota Baru. Pontianak, Kalimantan Barat. Senin, 8 Agustus 2022. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Perempatan jalan yang menghubungkan Jalan Prof M Yamin, Jalan Ampera dan Jalan Harapan Jaya atau yang biasa dikenal dengan simpang empat Kota Baru kini telah dipasang lampu lalu lintas, sejak Minggu 7 Agustus 2022 lalu.

Dua hari lampu lintas tersebut dipasang arus jalan pun terlihat ramai dan lancar.

Diketahui biasanya sebelum adanya lampu lalu lintas di simpang empat ini sering terjadi kemacetan yang cukup parah.

Hal ini disebabkan oleh padatnya kendaraan baik roda dua maupun empat.

Menanggapi hali itu Zulfikri satu diantara pengguna jalan warga Jalan Ampera mengatakan bahwa ini adalah langkah yang bagus untuk mengantisipasi kemacetan maupun kecelakaan akibat arus lalu lintas yang tinggi.

"Ini bagus ya, kemarin kan sebelum dipasang pengendara sering rebutan tidak ada yang mau ngalah, jadi macet, bisa bikin kecelakaan itu," ucapnya, Senin 8 Agustus 2022.

Ia juga mengatakan dengan adanya lampu lalu lintas ini berharap dapat meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam menekuni rambu-rambu lalu lintas, guna memperhatikan keselamatan sesama pengguna jalan.

"Ya semoga dengan ada ini masyarakat lebih disiplin lah dalam berkendara tidak asal serobot lagi seperti dulu, bahaya itu kan," tutupnya kepada Tribun Pontianak.

Dishub Kalbar Siap Bantu Jaga Kelancaran Arus Lalu Lintas Kunker Presiden ke Kalimantan Barat

Timbun Jalan

Sat Lantas Polres Sekadau lakukan upaya perbaikan lubang yang berada di badan jalan, di Jl. Merdeka Timur Sekadau. Tutup lubang dengan pasir dan batu sebagai upaya kamseltibcarlantas, Minggu 7 Agustus 2022.

Kasat Lantas AKP Much Shofian mengatakan, langkah penutupan lubang tersebut dilakukan untuk menekan fatalitas kecelakan lalu lintas bagi pengguna jalan yang melintas. Terlebih jalur tersebut merupakan jalur Sutra yang menghubungkan Kota Pontianak ke Kabupaten Sintang, Melawi dan Kapuas Hulu.

"Ada beberapa faktor yang menjadi penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas yakni faktor manusia, faktor alam, faktor kendaraan dan terakhir akibat faktor jalan. Apabila tidak segera ditimbun, lubang tersebut dikhawatirkan akan memakan korban terutama pengendara di malam hari," jelas AKP Much Shofian.

Selain penutupan lubang di badan jalan. Satl Lantas Polres Sekadau juga memberikan penyuluhan dan sosialisasi agar pengendara tetap patuh pada peraturan dan disiplin berlalu lintas.

Satu di antaranya agar pengendara tidak membawa kendaraan dalam kondisi mabuk, mengantuk serta mewaspadai kondisi jalan yang dilalui. Pengendara diharapkan memperhatikan faktor lain penyebab kecelakaan yang bisa merugikan diri sendiri maupun para pengguna jalan lainnya.

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved